|
19
2.2.2.3 Tahapan
Tahap pre-processing
dalam
sistem pengenalan mesin dapat
menangani persepsi
tingkat
kecerahan
serta
masalah
seperti
pemulihan
citra
dan
rekonstruksi citra.
Sistem
akuisisi
citra
dalam
prakteknya tidak
sempurna
dan
memiliki
resolusi
terbatas.
Metode
restorasi citra
berurusan dengan
memperkirakan citra
asli
dari
citra
yang
rusak.
Teknik
restorasi
mengkompensasi degradasi
sistem
citra
yang
mungkin
telah
mengalami
perubahan, dan baru-baru ini, jaringan syaraf tiruan dibangun untuk restorasi citra.
Tingkat
pre-processing
berikutnya
adalah
tingkat
menengah.
Salah
satu
teknik
pengolahan terkenal tingkat
menengah adalah
fitur ekstraksi,
yang terdiri dari pemetaan
suatu
vektor
observasi ke
ruang
fitur.
Tujuan
utama
dari
ekstraksi
fitur
adalah
untuk
mengurangi
data
dengan
mengukur
fitur
tertentu
yang
membedakan pola
input.
Untuk
ekstraksi
ciri, orang dapat memilih subset dari vektor
input yang diamati, atau salah satu
dapat
mengubah
vektor
input pengamatan menggunakan beberapa
aplikasi dasar
fungsi.
Di
dalam
banyak
ortogonal,
vektor
observasi
diperoleh
dengan
sampling
sebuah
citra
masukan
yang
mewakili
vektor
observasi yang
dipetakan ke
fitur
domain
ruang.
Data
dalam
domain
diubah,
kemudian
dapat
diurutkan
menurut
tingkat
signifikansi
isi
dan
kualitas pola diambil.
2.2.2.4 High Pass Filtering
High pass
filtering
adalah sebuah teknik untuk menajamkan
gambar dijital
dengan
cara
mengkonvolusikan sebuah
matriks
kernel
terhadap
gambar
dijital
tersebut.
Hasil
dari
proses
ini
adalah
gambar
yang
sudah
ditajamkan
kualitasnya. High
pass
filtering biasanya
menghasilkan noise berupa bintik-bintik pada
gambar dijital. Karena
|