17
Menurut Clark (2011, p1-3), OOP adalah sebuah pendekatan dalam
pengembangan perangkat lunak dimana struktur perangkat lunak ini berdasarkan
pada
interaksi dari suatu objek dengan objek
yang
lain untuk menyelesaikan tugas. Interaksi
ini membutuhkan bentuk pesan bolak-balik antara objek, yang kemudian diproses oleh
objek dalam bentuk
suatu tindakan atau metode. Contohnya seperti ketika seseorang
ingin pergi ke toko menggunakan sebuah mobil. Objek
mobil terdiri dari objek objek
lain
yang berinteraksi satu sama lain
seperti: ban, mesin, bensin, dan sebagainya, untuk
menyelesaikan tugasnya
mengantar orang tersebut ke toko. Orang tersebut memasukkan
kunci dan menyalakannya. Tindakan tersebut mengirimkan pesan (melalui sinyal listrik)
ke objek starter
mobil, yang berinteraksi dengan objek mesin untuk
menyalakan mobil.
Sebagai pengendara, dia
tidak perlu tahu tentang logika bagaimana objek
-
objek pada
mobil itu
bekerja sama untuk menyalakan mobil. Orang tersebut hanya
menjalankan
metode mulai dari objek starter
mobil
dengan kunci, dan kemudian menunggu apakah
mobil menyala atau tidak.
Banyak pengembang software
yang beralih ke metode object
oriented
untuk
menyelesaikan
berbagai masalah
yang ada. Kelebihan dari object oriented
adalah
sebagai berikut:
a.
Transisi
yang lebih intuitif dari model analisis
bisnis ke model implementasi
perangkat lunak.
b.
Pemeliharaan dan modifikasi program yang lebih efisien dan cepat.
c.
Memungkinkan pembuatan sistem perangkat lunak dengan tim, dengan itu para ahli
(specialists) dapat mengerjakan bagian tertentu yang dikuasai pada sistem.
|