|
19
2.10
Strategi Konversi Sistem
Menurut Efrem G. Mallach, konversi sistem merupakan tahapan yang
digunakan untuk mengoperasikan sistem baru
dalam rangka menggantikan
sistem yang lama atau proses pengubahan dari sistem lama ke sistem baru.
Derajat kesulitan dan kompleksitas dalam pengkonversian dari sistem
lama ke sistem baru tergantung pada sejumlah faktor.
Konversi perangkat
lunak akan relatif lebih mudah apabila sistem yang akan berjalan merupakan
paket perangkat lunak terbungkus (canned). Jika konversi memanfaatkan
perangkat lunak terkustomisasi baru, database baru, perangkat komputer dan
perangkat lunak kendali baru, jaringan baru dan perubahan drastis dalam
prosedurnya, maka konversi menjadi lebih sulit dan menantang.
Ada empat metode dalam konversi sistem, yaitu:
1.
Direct Cut-over Conversion (Konversi Langsung)
Konversi ini dilakukan dengan cara menghentikan sistem lama
dan menggantikannya dengan sistem baru. Cara ini merupakan
cara yang paling beresiko, tetapi murah.
Apabila konversi ini
dilakukan, maka tidak ada cara untuk kembali ke sistem lama.
Pendekatan konversi ini akan bermanfaat apabila:
a.
Sistem tersebut tidak mengganti sistem lain.
b.
Sistem yang lama sepenuhnya tidak bernilai.
c.
Sistem yang baru bersifat kecil atau sederhana atau
keduanya.
d.
Rancangan sistem baru sangat berbeda dari sistem lama,
dan perbandingan antara sistem-sistem tersebut tidak
berarti.
|