|
33
Tipe socket yang berbeda akan memiliki suite protocol yang berbeda
juga. Salah satu contoh dari socket adalah TCP/IP. TCP/IP didefinisikan
secara unik dengan alamat Internet, sebuah end-to-end protocol (TCP atau
UDP), dan sebuah nomor port.
TCP adalah salah satu jenis protokol transfer data. TCP mempunyai
karakteristik sebagai protokol yang berorientasi koneksi. Sebelum terjadi
proses tranfer data, maka yang pertama dilakukan adalah kedua belah pihak
melakukan call request
dan call accept. Protokol TCP menggunakan jalur
data full duplex
yang berarti antara kedua host terdapat dua buah jalur, jalur
masuk dan jalur keluar sehingga data dapat dikirimkan secara simultan.
Sebuah virtual circuit
disiapkan sebelum paket-paket dikirimkan.
Pada masing-masing paket terdapat virual circuit identifier yang berisi alamat
tujuan paket tersebut. Data yang dikirimkan dalam sebuah protokol TCP
maka akan diurutkan dengan sebuah nomor urut dan akan mengharap paket
positive acknowledgment. Apabila tidak ada packet positive acknowledgment,
maka packet akan dikirim ulang. Oleh karena itu, protokol TCP
dikatakan
handal. Akan tetapi karena harus mengecek setiap paket yang dikirmkan,
maka protokol TCP relatif lambat. Pada TCP, hanya bisa melakukan koneksi
one-to-one dan tidak bisa melakukan koneksi one-to-many. Karena rute-rute
paket sudah ditentukan sebelumnya, maka akan
lebih sulit bagi jaringan
untuk beradaptasi dengan kemacetan. Apabila sebuah simpul/node
mengalami kerusakan/kegagalan, maka seluruh virtual circuit yang melewati
simpul tersebut akan hilang.
|