Home Start Back Next End
  
6
2.4.1  Delman
Delman adalah sebuah kendaraan bergerobak dan beroda kayu yang ditarik
oleh seekor kuda. Menjadi bagian dari sejarah alat transportasi yang khas Indonesia
dan berjasa dalam membantu jalannya laju perekonomian pada jamannya.
Penamaannya berasal dari nama penemunya, yakni Ir. Charles Theodore
Deeleman, seorang insinyur ahli irigasi yang memiliki bengkel besi di pesisir
Batavia. Nama lainnya adalah sado, yang berasal dari Bahasa Perancis, dos-à-dos
yang berarti saling memunggungi. Istilah lain dalam berbagai bahasa daerah cukup
beragam. Kata dokar, berasal dari Bahasa Inggris dog car
yang artinya adalah
kendaraan yang ditarik oleh anjing.
Pada masa Pemerintah Hindia-Belanda di Indonesia, Delman digunakan
sebagai angkutan antar kota, terutama sebelum kereta api dan kendaraan bermotor
beroperasi di Indonesia. Tercatat pada tahun 1885, Forbes pernah menyewa delman
untuk perjalanan dari Bogor menuju Bandung dengan biaya enam belas gulden yang
ditempuh selama tiga belas jam perjalanan.
Paska kemerdekaan, delman adalah kendaraan transit yang populer digunakan
penumpang yang turun dari trem uap/ listrik dan bagi ibu-ibu yang berbelanja di
pasar. Memandang aspek budaya Betawi, delman adalah kendaraan yang sangat
dekat dengan hati masyarakat. Dalam acara hajatan dan khitanan, delman selalu
hadir. Tahun 1960, sedikit demi sedikit keberadaan delman mulai berkurang dengan
hadirnya betjak yang mendominasi jalan raya pada waktu itu.
Delman kini digunakan sebagai angkutan berjarak tempuh pendek di pinggir
perkotaan dan di pedesaan sebagai kendaraan regional antar kampung. Namun
demikian, di beberapa kawasan wisata, delman diizinkan beroperasi dengan
mengikuti aturan kebersihan perkotaan seperti menampung kotoran kuda. Untuk itu,
Delman diberi nomor seperti halnya pada kendaraan bermotor yang diatur oleh
Pemerintah Daerah setempat.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter