![]() yang menghasilkan spora dan mikroba lainnya. Kualitas udara dalam ruangan juga harus
didukung menggunakan sistem ventilasi yang efektif dan bahan-bahan pengontrol
kelembaban. Menurut standar kenyamanan suhu dari Internasional Standar (ISO
7730:1994)[5] menyatakan bahwa sensasi manusia terhadap suhu merupakan fungsi dari
empat faktor iklim yaitu, suhu udara, suhu radiasi, kelembaban udara, dan kecepatan
angin, serta dua faktor individu yakni, tingkat kegiatan yang berkaitan dengan tingkat
metabolisme tubuh serta jenis pakaian yang digunakan. Namun menurut teori adaptasi
Humphreys dan Nicol, yang banyak menyangkal keberlakuan dari Standar International
ISO, kenyamanan suhu sangat dipengaruhi oleh adaptasi dari masing-masing individu
terhadap suhu luar di sekitarnya. Manusia yang biasa hidup pada iklim panas atau tropis
cenderung memilih suhu nyaman lebih tinggi dibanding manusia yang biasa hidup pada
suhu udara rendah seperti bangsa Eropa. Humphreys juga menyatakan bahwa suhu
nyaman dari manusia merupakan fungsi dari suhu udara
luar rata-rata. Dengan
menggunakan formula Humphreys, suhu nyaman untuk daerah Jakarta dinyatakan antara
24.5° 27°C suhu udara.
2.2.3 Survey
a. Rheas Chamber
Gambar 2.1 Logo Rheas Chamber
(Sumber : Google)
|