Start Back Next End
  
26
berasal dari abad ke 19-20. Keramik lokal yang tertua berasal dari Masa
Majapahit (abad ke 14) berupa alat rumah tangga (pasu, kendi, periuk),
celengan, terakota pajangan, relief, serta unsur bangunan suci. Sedangkan
keramik modern berasal dari Lampung, Palembang, Jawa Barat (Plered,
Batujaya), Yogyakarta (Kasongan), Jawa Tengah (Klaten, Klampok,
Temanggung), Jawa Timur (Dinoyo/Malang, Lamongan, Probolinggo, Tuban),
Kalimantan Barat (Singkawang), Sulawesi Utara (Minahasa), Bali, Lombok
(Banyu Mulek), serta dari Ambon. Selain itu juga terdapat keramik kreatif
kontemporer dari seniman Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.
Dari koleksi keramik kunanya, yang sebagian besar diperoleh dari Jakarta atau
Batavia, membuktikan Batavia pada masanya menjadi kota pengguna-
pendistribusi keramik kuna, baik secara nasional maupun internasional.
Sementara itu, koleksi keramik modern, menunjukkan bahwa seniman kita juga
berperan dan tentunya tidak kalah dengan pengrajin-pengrajin mancanegara.
2.2.1.4 Fasilitas dan Ruang Khusus
Fasilitas Penunjang yang terdapat di Museum Seni Rupa dan Keramik berupa :
Bagian dari Gedung Museum Seni Rupa dan Keramik yang terdiri dari aula,
plaza serta taman yang dapat dimanfaatkan untuk acara - acara tertentu, seperti :
pameran temporer, seminar, lomba, maupun acara pernikahan. Untuk keperluan
ini Museum Seni Rupa dan Keramik juga dilengkapi dengan area parkir yang
cukup luas.Perpustakaan Museum Seni Rupa dan Keramik memiliki
perpustakaan dengan sejumlah buku -
buku koleksi mengenai seni rupa dan
keramik, yang dapat membantu mahasiswa / pengunjung / peneliti dalam
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter