Start Back Next End
  
5
stempel,
ukiran, patung, relief, mosaik dinding, dan kerajinan. Karya seni
tersebut diterapkan pada gelas, prasasti, alat musik (harpa), dan bangunan (kuil,
istana, gerbang kota).
c. Klasik 
Masuk zaman klasik (750 SM -
500 M), terdapat dua era yang sangat
berkembang peradaban dan
kebudayaanya, yaitu Yunani dan Romawi.
Hasil
kebudayaan Yunani mencerminkan ketertarikan mereka pada hal-hal yang
natural. Seni yang berkembang saat itu antara lain ornamen (motif daun akantus,
meander, egg & dart) dan ukiran (pada furnitur, kuil, seni keramik, seni
patungdan arsitektur).Kebudayaan Romawi merupakan tonggak budaya Eropa
modern. Dalam bidang
seni, bangsa Romawi banyak mengadaptasi karya
Yunani. Karya-karya seni yang
dihasilkan pada masa ini antara lain seni lukis
(lukisan dinding rumah diPompeii), ornamen, furnitur, tiang / kolom, seni
patung (Patung Augustus Prima
Porta), serta arsitektur publik yang
dimanfaatkan secara praktis.
d. Zaman Medieval di Eropa
Pada masa medieval (500 M –
1400 M),
seni adalah sesuatu yang bisa
menggambarkan kekuasaan Tuhan. Dalam  agama Kristen di Barat, seni tampak
pada patung-patung mengenai Yesus Kristus,
hiasan pada biara, tabut yang
selalu menemani peralatan suci, dan relik yang dipuja oleh masyarakat setempat.
Pada masa ini seni juga menggambarkan penghormatan kepada keluarga raja.
Koin-koin emas dicetak dengan wajah penguasa,
bendera dan emblem setiap
keluarga feodal dibentuk dengan rumit dan indah.
Kepercayaan dan kekuasaan
disimbolkan melalui berbagai karya seni.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter