|
13
2.2.3
Kematian dan Afterlife
Dalam
filosofi, agama, mitologi, dan fiksi, Afterlife
(atau yang
disebut juga sebagai kehidupan setelah kematian ) adalah konsep alam,
atau alam itu sendiri (baik fisik maupun transedental), dimana bagian
penting dari identitas seseorang atau kesadaran terus berada setelah
kematian tubuh didalam hidup seseorang. Menurut berbagai pendapat
tentang afterlife, aspek penting dari seseorang yang hidup setelah
kematian mungkin berupa beberapa bagian elemen, atau seluruh jiwa,
dari seseorang yang mana dibawa dan menjadi identitas. Kepercayaan
kehidupan setelah kematian, yang mungkin naturalistik atau supranatural,
berbeda dengan keyakinan yaitu dilupakan secara abadi setelah kematian.
Dalam beberapa pandangan populer, keberadaan jiwa berada dalam
alam spiritual, dan dalam beberapa pandanga lain, individual ini mungkin
terlahir kembali ke dunia dan memulai roda kehidupan kembali, dan
dengan kemungkinan besar mereka tidak mempunyai ingatan lagi tentang
tentang apa yang mereka lakukan dikehidupan lampau. Pandangan utama
tentang afterlife ini berasal dari agama, esoterism dan metafisika.
2.2.3.1 Afterlife Dalam Pandangan Metafisika
Berdasarkan metafisika, umumnya umat beragama mempercayai
bahwa ada semacam akhirat yang menunggu setelah mereka mati. Dan
secara garis besar, ada 4 macam kehidupan setelah kematian yang
dipercaya oleh sebagian besar umat beragama, yaitu:
a.
Reinkarnasi
Reinkarnasi mengacu pada konsep kehidupan setelah kematian
(afterlife) yang ditemukan
diantara agama Hindu, Buddha, Jain, Sikh,
Rosucrucian, Spiritis dan Wicca.
Dalam reinkarnasi, arwah (roh) sang
mendiang melanjutkan kehidupan duniawinya yang lain, memperoleh
kesadaran dan alturisme yang berarti reinkarnasi yang sukses.
Salah satu konsekuensi dari Hindu dan Spiritis percaya bahwa
kehidupan kita saat ini adalah kehidupan kita saat hidup dan setelah mati.
Jadi, berdasarkan kepercayaan itu mereka mempercayai bahwa kehidupan
|