|
10
2.
Kegunaan yang universal
Mengenal kebutuhan dari berbagai pengguna yang berbeda dan
mendesain konten yang dinamis sesuai kebutuhan. Memahami
perbedaan antara pemula dengan ahli, perbedaan usia, kondisi
pengguna, dan perbedaaan teknologi dalam melakukan desain.
3.
Memberikan umpan balik yang informatif
Memberikan umpan balik kepada pengguna ketika melakukan aksi
misalnya memberikan kotak dialog peringatan dan suara ketika
terjadi kesalahan.
4.
Memberikan dialog untuk penutupan
Urutan aksi harus terorganisir menjadi beberapa bagian seperti
bagian awal, bagian tengah dan bagian akhir. Dari bagian tersebut
seharusnya diberikan umpan balik sehingga pengguna dapat
mengetahui hasil dari aksi dan melanjutkan ke tahap berikutnya.
5.
Adanya penanganan kesalahan
Sistem yang dibuat sebaiknya dapat mendeteksi kesalahan supaya
pengguna tidak melakukan kesalahan yang fatal dan memberikan
solusi untuk kesalahan tersebut.
6.
Mudah kembali ke tindakan sebelumnya
Adanya fitur untuk
membatalkan
tindakan sebelumnya untuk
menghilangkan kekhawatiran pengguna ketika mengetahui adanya
kesalahan.
|