Start Back Next End
  
9
3.
Fungsi Antisipasi, apabila perusahaan menghadapi fluktuasi permintaan yang
dapat diperkirakan dan diramalkan berdasarkan pengalaman atau data-data masa
lalu yaitu permintaaan musiman.
Menurut Fien Zulfikarijah (2005 : 9), dalam manajemen persediaan terdapat
dua hal yang perlu diperhatikan yaitu:
1.
Keputusan persediaan yang bersifat umum merupakan keputusan yang menjadi
tugas utama dalam penentuan persediaan baik kuantitatif maupun kualitatif.
Keputusan kuantitatif bertujuan untuk mengetahui :  
a.
Barang apa yang akan di stock
b.
Berapa banyak jumlah barang yang akan diproses dan berapa banyak barang
yang akan dipesan?
c.
Kapan pembuatan barang akan dilakukan dan kapan melakukan pemesanan?
d.
Kapan melakukan pemesanan ulang (Reorder Point)?
e.
Metode apakah yang digunakan untuk menentukan jumlah persediaan?
2.
Keputusan kualitatif adalah keputusan yang berkaitan dengan teknis pemesanan
yang mengarah pada analisis data secara deskriptif. Keputusan kualitatif
bertujuan untuk mengetahui :
a.
Jenis barang yang masih tersedia di perusahaan? 
b.
Perusahaan atau individu yang menjadi pemasok barang yang dipesan
perusahaan?
c.
Sistem pengendalian kualitas persediaan yang digunakan perusahaan?
Tujuan manajemen persediaan menurut Lukas Setia Atmaja (2003 : 405)
adalah mengadakan persediaan yang dibutuhkan untuk operasi yang berkelanjutan
pada biaya yang minimum.
2.1.2.1 Jenis- Jenis Persediaan
Menurut Jay Heizer dan Barry Render (2010 : 82), persediaan yang ada di
perusahaan biasanya terdiri dari empat jenis yaitu:
1.
Persediaan Bahan Mentah (Raw Material Inventory) yang telah dibeli, tetapi
belum diproses. Pendekatan yang lebih banyak diterapkan adalah dengan
menghapus variabilitas pemasok dalam mutu, jumlah atau waktu pengiriman
sehingga tidak perlu pemisahan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter