12
2.2 REST (Representational State Transfer)
REST (Representational State Transfer) merupakan jenis arsitektur yang
terdapat pada web untuk melayani suatu service. REST merepresentasikan cara
interaksi antara server dan client untuk melakukan proses pertukaran informasi
melalui media yang sama.
Dalam suatu jaringan. agar suatu resource dapat diakses, maka diperlukan
identifikasi dan suatu bentuk manipulasi. Dapat digunakan URI (Uniform Resource
Identifier) yang digunakan untuk mengidentifikasi resource yang ada pada suatu
jaringan, dan dapat membuat resource menjadi addressable, yang berarti resource
dapat diketahui lokasinya dan dapat dimanipulasi dengan menggunakan suatu
aplikasi (Webber, Parastatidis, & Robinson, 2010: 5).
REST dapat digunakan sebagai interface dari API untuk mengakses suatu
resource. API yang mengikuti prinsip dari REST architecture
memberikan
kemudahan bagi developer untuk tidak perlu mengetahui bagaimana struktur dari
API di dalam server. Dalam hal ini, server akan memberikan informasi bagaimana
agar client dapat mengakses service melalui API yang telah disediakan.
Penggunaan protokol HTTP pada REST architecture untuk komunikasi
antara client dan server terletak pada HTTP method, yaitu GET, POST, PUT, dan
DELETE. Method ini dapat digunakan untuk mengakses resources yang ada pada
server, bergantung dari instruksi yang diberikan oleh server.
Dengan menggunakan protokol HTTP, URI dapat dijadikan sebagai media
yang digunakan untuk mengakses resource dari server. Hal ini disebut dengan URI
tunneling.
URI tunneling mempergunakan URI untuk mentransfer informasi pada antar
sistem yang dalam jaringan dengan melakukan encode pada URI itu sendiri. Dengan
mengirim HTTP method yang telah disebutkan sebelumnya, server dapat melakukan
eksekusi terhadap suatu program yang menghasilkan atau mengambil suatu resource
dan mengirimkannya kembali ke client. Dalam proses ini terjadi proses mapping dari
URI menjadi method call pada server yang dituju
(Webber, Parastatidis, &
Robinson, 2010: 37).
|