Start Back Next End
  
29
Pemilihan kunci utama untuk suatu entitas didasarkan pada
pertimbangan panjang atribut, jumlah minimal atribut yang
diperlukan, dan kepastian akan keunikan atribut. Pada contoh
sebelumnya, jumlah staf perusahaan berisi maksimal lima karakter
(misalnya, SG14) sedangkan ‘NAN’ berisi maksimal sembilan
karakter (misalnya, WL220658D). Oleh karena itu, ‘staffNo’
dipilih sebagai kunci utama dari tipe entitas ‘Staff’
dan ‘NAN’
kemudian disebut sebagai alternate key atau kunci alternatif.
Foreign key
atau kunci asing merupakan sebuah atribut atau
set atribut, dalam satu relasi yang cocok dengan kandidat kunci
dari satu atau beberapa hubungan yang ada. (Connolly dan Begg,
2010:151)
Ketika sebuah atribut muncul di lebih dari satu relasi, biasanya
atribut tersebut merepresentasikan hubungan suatu tabel dengan
tabel lainnya yang saling memiliki relasi, misalnya seperti
munculnya ‘branchNo’
yang ada di dalam tabel ‘Branch’
dan
tabel ‘Staff’. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa ‘branchNo’
tersebut menghubungkan atribut yang ada di dalam tabel ‘Branch’
untuk setiap anggota staf yang bekerja di cabang tersebut. Dalam
tabel ‘Branch’, ‘branchNo’
adalah kunci utama. Namun, dalam
tabel ‘Staff’, atribut branchNo’
digunakan untuk mencocokkan
staf dengan kantor cabang mereka bekerja. Sedangkan dalam tabel
‘Staff’, ‘branchNo’
merupakan kunci asing. Maka dapat
disimpulkan bahwa atribut ‘branchNo’
yang ada di dalam tabel
‘Staff’
berhubungan dengan tabel ‘Branch’
melalui atribut
‘branchNo’ yang berupa kunci utama dalam tabel ‘Branch’.
Baik primary key maupun foreign key, keduanya memegang
peranan yang sangat penting dalam melakukan manipulasi data di
dalam sistem basis data.
Composite key atau kunci komposit merupakan sebuah
kandidat kunci yang terdiri dari dua atribut atau lebih. (Connolly
dan Begg, 2010:382)
Dalam beberapa kasus, kunci dari suatu entitas terdiri dari
beberapa atribut yang nilainya sama yang unik untuk setiap
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter