|
37
5)
Meninjau ulang model data logikal dengan pengguna
6)
Memeriksa perkembangan masa depan (future growth)
3.
Perancangan basis data fisikal
Perancangan basis data fisikal memungkinkan desainer untuk
membuat keputusan mengenai bagaimana basis data
ingin
diimplementasikan. Ada umpan balik antara desain fisikal dan logikal
karena keputusan yang diambil ketika proses perancangan fisik dapat
mempengaruhi model data logikal.
Langkah-langkah perancangan basis data fisikal menurut Connolly
dan Begg (2010:524):
1)
Menerjemahkan model data logikal sesuai dengan DBMS yang
ditargetkan:
a.
Merancang relasi dasar
b.
Merancang gambaran data turunan (derived)
c.
Merancang batasan umum
2)
Merancang organisasi dan indeks berkas
a.
Menganalisa transaksi
b.
Memilih berkas organisasi
c.
Memilih indeks
d.
Menentukan jumlah kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan
3) Merancang tampilan pengguna
4) Merancang mekanisme keamanan
5) Mempertimbangkan penggunaan dari redundansi terkontrol
6) Monitor sistem operasional
2.1.9
Normalisasi
Menurut Connolly dan Begg (2010:416), normalisasi adalah teknik
desain basis data yang dimulai dengan menguji hubungan antara atribut.
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa normalisasi adalah
teknik memperbaiki hubungan antara atribut di dalam basis data sehingga
data yang disimpan lebih efektif.
|