|
16
untuk sistem basis data yang baru dari organisasi yang akan didukung
oleh sistem basis data tersebut.
Informasi yang dikumpulkan untuk setiap tampilan pengguna utama
yaitu:
1)
Deskripsi data yang digunakan atau yang dihasilkan.
2)
Perincian bagaimana data tersebut digunakan atau dihasilkan.
3)
Kebutuhan tambahan lainnya untuk sistem basis data yang baru.
Terdapat tiga pendekatan utama untuk mengelola kebutuhan suatu
sistem basis data melalui pandangan beberapa pengguna, yaitu:
1)
Pendekatan terpusat
Segala kebutuhan untuk setiap pandangan pengguna digabungkan
ke dalam satu kumpulan kebutuhan
untuk sistem basis data yang
baru. Model data yang mewakili seluruh pandangan pengguna
dibuat selama tahap perancangan basis data.
2)
Pendekatan pandangan terintegrasi.
Segala kebutuhan untuk setiap pandangan pengguna tetap menjadi
daftar terpisah. Model data yang mewakili setiap pandangan
pengguna diciptakan dan kemudian bergabung selama tahap
perancangan basis data.
3)
Kombinasi dari dua pendekatan di atas.
4.
Desain basis data
Menurut Connolly dan Begg (2010:320), desain basis data merupakan
satu proses membuat desain yang tepat untuk mendukung tujuan dari
sistem basis data yang akan dibuat.
Dalam mendesain suatu basis data, diperlukan suatu metode yang
tepat agar aplikasi yang dibuat dapat digunakan dan sesuai dengan
kebutuhan. Ada dua pendekatan utama dalam merancang basis data,
yaitu pendekatan bottom-up
dan pendekatan top-down. Selain dua
pendekatan tadi, masih terdapat dua pendekatan lainnya yang tidak
jauh berbeda dengan dua pendekatan utama sebelumnya, yaitu
pendekatan inside-out, dan pendekatan campuran (Connolly dan
Begg, 2010:321)
1)
Pendekatan bottom-up
|