![]() 29
plot atau alur.
Narasi dapat berisi fakta atau fiksi. Narasi yang berisi fakta disebut narasi
ekspositoris, sedangkan narasi yang berisi fiksi disebut narasi sugestif. Contoh
narasi ekspositoris adalah biografi, autobiografi, atau kisah pengalaman.
Sedangkan contoh narasi sugestif adalah novel, cerpen, cerbung, ataupun cergam.
Dalam
animasi edukasi ini narasi menjadi media komunikasi penyampaian
pesan kepada target audience untuk memberikan emphasis poin penting yang
akan disampaikan sehingga komunikan jelas dan terarah.
Pada dasarnya teori narasi adalah studi yang mempelajari tentang hakikat
narasi, bercerita, tulisan atau sebaliknya. Menurut Chatman, narasi adalah
komunikasi dan terdapat dua pihak, yaitu pengirim dan penerima. Chatman juga
berpendapat bahwa narasi sebagai pesan yang dikirimkan.
Cerita dirangkai dengan rumusan 5 W + 1 H, yaitu :
What, apa yang akan diceritakan.
Where, dimana setting atau lokasi cerita.
When, kapan peristiwa-peristiwa berlangsung.
Who, siapa pelaku di ceritanya.
Why, mengapa peristiwa-peritiwa itu bisa terjadi
How, bagaimana cerita itu di paparkan.
2.3.8 Teori Komposisi
Dalam animation, motion graphic, audio visual
dan lainnya, komposisi adalah
proses yang sangat vital. Dengan adanya komposisi yang baik sebuah gambar
dapat bercerita. Komposisi juga memperindah pandangan mata.
Rule of Third,
menempatkan objek pada 4 titik dari 9 bagian yang
dibagi sama rata sehingga memberikan efek dinamis. Sesuai
penelitian mata ketika melihat tertuju pada 4 titik tersebut.
Simetris/ balance, mengisi frame yang kurang agar seimbang.
Garis dan lingkaran, secara tidak sadar maka akan melihat ke arah
yang terlihat seperti garis. Berfungsi untung menggiring mata
penonton ke objek yang ingin dituju.
|