|
Pertunjukan seni merupakan kegiatan utama dan rutin di SAU. Pertun jukan
dilakukan setiap hari di Bale Karesman dalam dua waktu pertunjukan biasanya
dilakukan dalam durasi 90 menit. Pertunjukan Angklun g, seni tari, musik dan lain - lain
di SAU menggabun gkan unsur tradisional dan moderen, juga kolaborasi dengan
orkestra. Pertunjukan sendiri dilakukan di dalam (internal) dan di
luar SAU (eksternal).
Untuk pertunjukan internal menampilkan ork es, arumba, band, wayang, tari, dan
pertunjukan angklung massal. Sedangkan untuk eksternal dilakukan tergantung pada
pemesanan. Ada pula workshop angklung di mana pen gunun g dapat mencoba membuat
dan memainkan sendiri angklungnya serta membawanya pulang sebagai cinderamata.
Di samping itu Saung Angklung Udjo ju ga terdapat laboratorium angklung.
Labo ratorium Angklung yan g dimaksud ialah sebagai tempat penelitian angklung dan
koleksi angklun g, mulai dari angklung pentatonis hingga angklung diatonis.Juga ada
penelitian angklung Toel (jenis standing angklung yang hanya 2 oktaf kini
dikembangkan hingga 4 oktaf).
Untuk target market SAU ialah masyarakat u mum, yaitu mayoritas turis dan
anak anak sekolah. Bagi masyarakat luar/ turis asing, pertunjukan dan kegiatan di
SAU diutamakan untuk memperkenalkan budaya tradisional, khususnya angklung
melaui performance yang ditampilkan.
F. Fasilitas dan Ruang Khusus
Entrance
Pada saat memasuki SAU pen gunjung akan melalui restoran-restoran. Salah satu
restoran menempati paviliun sendiri, sedangk an di muka pintu masuk lebih seperti kanti
yang juga terdapat bale bale (kursi panjang) terbuat dari bambu. Tempat ini juga
berfungsi sebagai waiting area sebelum memasuki galeri cinderamata atau menunggu
jadwal pertunjukan.
|