8
penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini
atau mendatang.
2.1.5
Sistem informasi
Sistem informasi dapat diartikan sebagai sekumpulan komponen
yang saling berhubungan dalam mengumpulkan (atau menerima),
proses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk
mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan pengaturan dalam
sebuah organisasi. (Laudon, 2004)
Sistem informasi adalah penggabungan dari manusia, hardware,
software, dan jaringan komunikasi dan sumber daya data yang mampu
mengumpulkan, mengubah, dan membagikan informasi dalam sebuah
organisasi. (OBrien, 2005)
2.1.6
Sistem informasi geografis
Sistem informasi geografis berbasiskan web
merupakan suatu
jaringan berbasis layanan informasi geografis yang memanfaatkan
internet, baik menggunakan jaringan kabel maupun jaringan nirkabel,
untuk mengakses informasi geografis maupun sebagai alat untuk
melakukan analisis spasial (Ren Peng.Z dan Hsing Tsou.M, 2003).
Sistem Informasi Geografis adalah sistem berbasis komputer
yang digunakan untuk menyimpan,
memanipulasi dan menganalisis
informasi geografi. (Paryono, 1994)
Sistem informasi geografis merupakan suatu kesatuan formal
yang terdiri dari
berbagai sumber daya fisik dan logika yang
berkenaan dengan objek-objek yang terdapat dipermukaan bumi.
(Prahasta, 2002)
2.1.7
Data spasial
Data Spasial mempunyai pengertian sebagai suatu data yang
mengacu pada posisi, obyek dan hubungan diantaranya dalam ruang
bumi
(Irwansyah, 2013). Data spasial merupakan elemen penting di
dalam sistem informasi geografis karena mengandung informasi
mengenai bumi termasuk permukaan bumi, dibawah permukaan bumi,
perairan, kelautan dan bawah atmosfir
(Rajabidfard dan Williamson,
2000).
|