Home Start Back Next End
  
31
2.2.3
Gempabumi
Gempabumi merupakan getaran atau serentetan getaran dari
kulit bumi yang bersifat tidak abadi dan kemudian menyebar ke
segala arah 
(Howel Williams, 1969). Menurut Aristoteles 384-322
SM, menyatakan bahwa kejadian gempabumi disebabkan keluarnya
udara yang terkurung di dalam tanah. Menurut Katili 
(250), 
gempabumi adalah sentakan asli dari Bumi yang bersumber dari
dalam Bumi dan yang merambat melalui permukaan Bumi serta
menembus Bumi. Dampak dari terjadinya gempabumi bisa
mempengaruhi banyak hal, seperti kerusakan infrastruktur di suatu
wilayah. 
2.2.4
Geotagging
Geotagging
merupakan proses penambahan indentifikasi
geografis ke dalam suatu metadata. Metadata
biasanya bersisi
koordinat lintang dan bujur dari suatu tempat, informasi yang
berhubungan seperti nama tempat, sumber data, dll.  (Di Napoli, dkk,
2010).
2.2.5
Web-GIS
Menurut Prahasta 
(2007), Web-GIS
adalah aplikasi GIS
atau
pemetaan digital yang memanfaatkan jaringan internet sebagai media
komunikasi yang berfungsi mendistribusikan, mempublikasikan,
mengintegrasikan, mengkomunikasikan dan menyediakan informasi
dalam bentuk teks maupun peta digital, serta menjalankan fungsi-
fungsi
analisis dan query
yang terkait dengan GIS
melalui jaringan
internet.
2.2.6
Database management system  (DBMS)
Menurut Hoffer
(2009), DBMS
merupakan sebuah sistem
piranti lunak yang menyediakan
metode sistematis untuk
menciptakan, memperbaharui, menyimpan dan mengambil data dalam
basis data.
Menurut Connolly dan Begg  (2005), DBMS
merupakan suatu
sistem peranti lunak yang mengizinkan pengguna untuk
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter