BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1  Teori-teori
Umum
2.1.1. Internet
Internet
(Sutarman,2003,
p4)
adalah
hubungan berbagai
komputer dan
berbagai tipe komputer
yang
membentuk sistem jaringan yang
mencakup seluruh
dunia (jaringan global)  dengan melalui jalur komunikasi seperti telepon, wireless,
dan lainnya.
Sedangkan menurut
Purbo
et
al
(2000,p2)
internet
pada
dasarnya
merupakan
jaringan-jaringan komputer
yang
saling
terkait
satu
sama
lainnya.
Masing-masing jaringan mengkontribusikan sebagian miliknya agar antar jaringan
dapat berkomunikasi satu dengan lainnya. Tidak ada lembaga tertinggi di dunia ini
yang dapat mengontrol internet karena internet dibangun oleh inisiatif masyarakat
banyak.
2.1.1.1 Sejarah
internet
Menurut Sutarman
(2003,p1),
pada
awalnya internet
berasal
sari
ARPAnet   yang 
dibangun 
oleh 
Advanced 
Research   Project   Agency
(ARPA).
ARPAnet
merupakan jaringan
penelitian
dan
pertahanan yang
dibuat oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Departement of
Defense
(DoD)
pada
tahun
1969
yang
bertujuan
untuk
mengembangkan
aturan
komunikasi
data
antar
komputer
yang
bekerja secara
transparan,
melalui bermacam-macam jaringan komunikasi data
yang terhubung satu
7
  
8
dengan
lainnya
dan
tahan
terhadap
berbagai
gangguan (bencana
alam,
serangan 
nuklir,  dan 
lain  lain).  Pertama  kali 
(tahun  1969) 
jaringan
ARPAnet terhubung dengan 4 badan yaitu :
University
of
Utah
Standford Research
Institute
University
of
California
at
Los
Angeles
(UCLA)
University
of
California
at
Santa
Barbara
(UCSB)
Namun
untuk
menghubungkan keempat
universitas yang memiliki
komputer
dan
sistem
operasi
yang
berbeda
tersebut
bukanlah hal
yang
mudah
untuk
dipecahkan masalah
tersebut,
kemudian
pada
tahun
1970
dilakukan penelitian di Standford University. Dari hasil penelitian tersebut
dihasilkan suatu
teknologi
komunikasi yang
disebut
dengan
packet
switching, yaitu data yang akan dikirimkan dibagi kedalam beberapa paket
kecil
dan
disertakan alamat
tujuan
pada
strukturnya.
Dan
cara
pengirimannya disebut
dengan
routing,
yaitu
pengiriman
data
melalui
beberapa  jalur.  Metode  ini  kemudian  menjadi  standar  yang  sekarang
dikenal
sebagai Transmission
Control
Protokol
/
Internet
Protokol
(TCP/IP),
bahasa
komunikasi
yang
sama
yang
memungkinkan berbagai
jenis  komputer  dan 
jaringan  yang  berbeda  dapat  saling  berinteraksi.
TCP/IP
pada
tahun
1982
menjadi standar
untuk
jaringan Departemen
Pertahanan Amerika.
Kemudian
proyek
ARPAnet
ini
dilanjutkan
oleh
The National
Science
Fondation  (NSF)
dengan NSFnet
yang pada awalnya
dirancang
untuk  
menghubungkan   universitas–universitas   dan   pusat   penelitian.
  
9
Kemudian
koneksi
ini
juga
digunakan
untuk
berkomunikasi antara
individu–individu didalam
institusi
ini
lewat
e-mail,
transfer
file
data,
kelompok
diskusi,
dan
penggunaan lainnya.
Dengan
berkembangnya
jaringan ini, kita mengenalnya sekarang sebagai internet.
2.1.1.2  Transmission Control  Protokol/Internet Protokol  (TCP/IP)
Menurut  Purbo  et 
al  (1999, 
p1) 
TCP/IP 
adalah  sekelompok
protokol
yang
mengatur
komunikasi data komputer di
internet.
Menurut
Purbo
et
al
(1999,
p1),
protokol
merupakan peraturan
yang
menentukan
bagaimana 
cara 
agar 
komputer–komputer  untuk 
dapat 
saling
berkomunikasi di dalam jaringan, fungsinya mirip dengan bahasa. TCP/IP
ditetapkan oleh pemerintah Amerika Serikat
tahun 1973,
sebagai protokol
standar
yang
harus
dimiliki
oleh
setiap
komputer untuk
berkomunikasi.
TCP/IP merupakan gabungan dari protokol TCP dan protokol IP. Protokol
TCP
bertugas
memastikan bahwa dua
atau
lebih
komputer
dapat
saling
berkomunikasi, dan
protokol
IP
melakukan
pengemasan
(packet)
serta
menetukan alamat tujuannya.
Sumber : TCP/IP (Purbo et al, 1999, p23)
  
10
Gambar 2.1 Arsitektur TCP/IP
2.1.2 World
Wide Web (WWW)
Menurut Sutarman (2003, p4), WWW adalah jaringan beribu ribu komputer
yang dikategorikan menjadi dua: client dan server, dengan menggunakan software
khusus
membentuk
sebuah
jaringan
yang
disebut
jaringan
client
server.
Dalam
cara kerja dari WWW ada dua hal yang terpenting, yaitu software web server dan
software web browser.
2.1.2.1 Web Server
  
11
Menurut
Sutarman
(2003,p4)
web server
adalah
suatu
komputer
yang terhubung ke Internet dimana tugasnya adalah
mengolah permintaan
file
dari
web browser,
mencari
file tersebut
dalam
komputernya,
dan
kemudian
mengirimkan
file
tersebut
ke
browser.
Web server
juga
mengirimkan perintah
ke
client
tentang
bagaimana
cara
menampilkan
semua perintah tersebut.
Contoh  Web  Server 
:  Netscape  Enterprise  Server, 
Apache  Server,
Microsoft Personal Web Server, Internet Information Server (IIS).
2.1.2.2 Web Browser
Web browser
merupakan
piranti
lunak
yang
digunakan
untuk
menampilkan informasi dari web server (Sutarman,2003, p6).
Contoh 
Web 
Browser 
Nescape 
Communicator,  Microsoft  Internet
Explorer, Opera, Lynx.
2.1.2.3 Universal
Resource
Locator
(URL)
Menurut Sutarman
(2003,p5)
adalah suatu
sarana
yang digunakan
untuk menentukan lokasi informasi pada suatu web server
URL diibaratkan sebagai suatu alamat, yang terdiri atas:
1. Protocol yang dipakai browser untuk mengambil informasi
2. Nama dari computer tempat informasi berada (alamat server)
3. Jalur atau Path serta file dimana informasi berada.
(Sutarman, 2003,p5)
Sintaks Umum dari URL adalah :
Protokol_transfer://nama_hostr/path/file
  
12
1.   Protokol transfer:http
Menunjukkan
bagaimana
cara
mengaksess
suatu
file, http
berarti client program akan menerima file Hyper text Transport
Protocol. Metode akses yang lain adalah :
-
ftp (file transfer protocol) untuk mentransfer file
-
news : untuk newsgroup
-
gopher
:  untuk
mengakses  informasi
melalui
gopher
menu tree
2.   Nama Server : www.amazon.com
Menunjukkan alamat
server
atau
nama
domain,
merupakan
nama
yang
unik
yang
mengidentifikasikan
Internet Host
Site,
selalu terdiri dari 2 bagian yaitu yang khusus dan yang umum.
3.   Directory : buku
Menunjukkan directory yang mengandung topic khusus
4.   File
Menunjukkan
nama
file
yang
diambil dari
server dan dikirim
ke PC kita melalui internet.
Misal : index, html,index,php, dan sebagainya.
2.1.2.4   Hypertext Transfer Protokol  (HTTP
)
Menurut
Sutarman (2003,p5)
HTTP
adalah
suatu
protokol
yang
menentukan aturan
yang
perlu
diikuti
oleh
web
browser
dalam
meminta
atau mengambil suatu dokumen dan oleh
web server dalam menyediakan
dokumen yang diminta oleh web browser. Protokol ini merupakan protokol
  
13
standar
yang
digunakan untuk
mengakses dokumen HTML.
Apabila
kita
menjelajah
web dan pada address
tertulis seperti
ini merupakan salah satu protokol HTTP dalam web.
2.1.2.5   Domain
Name System (DNS)
DNS
merupakan suatu sistem penamaan standar komputer-kompuyer
di
internet
dengan
tujuan
untuk
mempermudah pengelolaan
server
komputer
internet.
DNS
membuat
suatu
tingkat-tingkat domain,
yang
merupakan kelompok komputer-komputer yang terhubung ke internet.
Gambar 2.2
DNS
2.1.2.6  Server Side Scripting  dan Client Side Scripting
Situs
/web
dapat
dikategorikan menjadi dua
yaitu
web
statis
dan
web
dinamis
atau
interaktif. Web
statis
adalah
web
yang
berisi/menampilkan
informasi-informasi 
yang 
sifatnya  statis/tetap, 
sedangkan 
web 
dinamis
adalah
web
yang
menampilkan
informasi
serta
dapat
berinterkasi
dengan
user yang sifatnya dinamis.
  
14
Untuk 
membuat 
suatu 
web 
dinamis 
dibutuhkan  kemampuan
pemrograman web. Dalam pemrograman web ada 2 kategori:
1.   Server-side Scripting
2.   Client-side Scripting
Pada server-side scripting, perintah-perintah program (
Script dijalankan
di  web  server,  kemudian  hasilnya  dikirmkan  ke  browser  dalam  bentuk
HTML biasa.
gambar 2.3 Server-side Scripting
Sumber : Membangun Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL ( Sutarman,
2003,p7)
Sedangkan Client-side Scripting,
perintah
program dijalankan
di
web
browser, sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script,
maka script tersebut akan di download dari server-nya, kemudian dijalankan
di browser yang bersangkutan.
  
15
gambar 2.4 Client-side Scripting
Sumber : Membangun Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL ( Sutarman,
2003,p8)
2.1.3 Penjualan
Penjualan
merupakan salah
satu
komponen
dari
beberapa
komponen
pemasaran, pengertian penjualan itu sendiri adalah komunikasi personal mengenai
informasi untuk meyakinkan pandangan konsumen untuk membeli sesuatu. Dalam
hal
ini
bisa
berupa
barang, jasa,
ide,
atau
hal
lain
dimana
dapat
memuaskan
kebutuhan individu tersebut. (Futrell, 1993, p6)
Penjualan
(selling) adalah
bagian
dari
pemasaran
(marketing). Dalam
melakukan
penjualan
maka
kita
harus
menentukan
segmentation,
targeting,
dan
positioning secara
tepat,
setelah
itu
tentukan differentiation
dan
marketing mix
secara pas. (Kartajaya, 2001, p345)
Cara
penjualan yang
dilakukan oleh
pembeli
dapat
dibedakan
menjadi
beberapa, antara lain:
  
16
-
Penjualan Tunai
Penjualan
yang
dilakukan secara langsung pada saat diterimanya pesanan
atau barang yang dibeli.
-
Penjualan Angsuran
Penjualan   yang   pembayarannya   bertahap,   yaitu   pada   saat   barang
diserahkan kepada
pembeli,
penjual
menerima
pembayaran pertama
dan
sebagian lagi sisanya akan dibayar dalam beberapa kali angsuran.
-
Penjualan Kredit
Penjualan
yang dilakukan beberapa waktu kemudian, sesuai dengan
yang
telah ditentukan setelah menerima barang tersebut.
2.1.3.1 Faktor
yang
Berpengaruh pada
Penjualan
Salah
satu
faktor
yang
mempengaruhi
seseorang
untuk
membeli
adalah
faktor psikologis, adapun faktor-faktor tersebut adalah :
-
Motivasi untuk membeli
Manusia
termotivasi
oleh
kebutuhan
dan
keinginan.
Kebutuhan dan
keinginan   tumbuh   dari   dalam   diri   manusia   itu   sendiri.   Hal   ini
dipengaruhi oleh
alasan
secara
rasional
atau
dipengaruhi oleh
alasan
prestise.
-
Kebutuhan secara ekonomi
Kebutuhan secara ekonomi adalah kepuasan kebutuhan pembeli terhadap
suatu produk yang diukur dengan nilai uang.
-
Kesadaran akan kebutuhan
Keputusan 
masyarakat  untuk 
membeli 
dapat 
secara 
kompleks
dipengaruhi oleh kesadaran mereka akan tingkatan kebutuhan.
  
17
(Futrell, 1993, p97)
2.1.4. Sistem
Basis Data
Sistem
basis
data
adalah
sistem
penyimpanan record
secara
komputer
(elektronis) yang memiliki tujuan untuk memelihara informasi dengan menjadikan
informasi
tersebut
tersedia
pada
saat
dibutuhkan
(Date,
1990,  p5). 
Basis
data
sendiri dapat digambarkan sebagai suatu kumpulan dari record dan file yang saling
berhubungan yang disusun secara logis untuk dapat diakses oleh berbagai program
aplikasi.
Menurut  Date  (1990,  p5)  sistem  basis  data  terdiri  atas  4  komponen
penting yaitu :
-
Data
Data
dalam basis
data
terdiri dari
2
jenis
yaitu data
yang single user
(hanya satu pengguna yang beroperasi terhadap basisdata) dan multiuser
(dimana
satu atau
lebih
pengguna
beroperasi
secara
bersama
ke
dalam
basisdata).
-
Hardware
Merupakan komponen
yang
dibutuhkan
untuk
mengatur
jalannya
basis
data.
-
Software
Merupakan
komponen
yang
menghubungkan fisik
basis
data
dengan
pengguna.
-
Pengguna (User)
Ada 3 klas pengguna basisdata diantaranya :
  
18
Programer
Aplikasi
Orang
yang bertanggung jawab
untuk
menulis program aplikasi
biasanya
menggunakan berbagai
bahasa
pemprograman seperti
cobol, pascal, sql dan lain-lain.
Pengguna akhir ( end-user)
Orang
yang
menggunakan data
di
dalam
basisdata
untuk
kebutuhan tugas atau
fungsinya. Pengguna ini
dapat
mengakses
basisdata
secara
on-line
dengan
memanfaatkan bahasa
query
(seperti SQL), proses batch menggunakan program aplikasi yang
sudah
dipersiapkan
oleh programmer
(biasanya
dibimbing
oleh
menu) ataupun
menggunakan program utility yang telah tersedia
didalam DBMS.
Administrator Basisdata (DBA)
Orang
yang
bertanggung
jawab
pada
keseluruhan sistem
basisdata.
Menurut Date (1990, p19), tingkatan struktur data dalam basis data antara
lain:
-
Field, 
unit  bernama  terkecil  daripada  data  record  yang  disimpan  dalam
basisdata.
-
Record, 
nama 
untuk  kumpulan 
field, 
tersimpan 
yang 
saling 
berkaitan
membentuk data yang mempunyai arti.
-
File, nama untuk kumpulan seluruh record-tersimpan.
  
19
-
Database, kumpulan terintegrasi dari file atau tabel
2.1.5 State
Transition Diagram
(STD)
2.1.5.1  Pengertian STD
Menurut
Hoffer
et
al
(1999,
p259-260), STD
merupakan suatu
model
yang
menggambarkan state
dari
suatu
obyek
dan
proses
yang
menyebabkan
perubahan state obyek tersebut.
2.1.5.2  Notasi STD
Dalam  STD  terdapat  beberapa  komponen-komponen  penting  yang
perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut :
?
Keadaan Sistem (System Status)
Digambarkan dengan
sebuah
kotak
persegi panjang,
yang berisi
keadaan
dari sebuah system. Keadaan dari system tersebut dapat berupa menunggu
pengguna  memasukkan
password, 
menunggu  perintah  selanjutnya,  dan
lain-lain.
Notasinya yaitu :
Gambar 2.5 Simbol State
?
Perubahan Keadaan (Change of State)
Perubahan keadaan atau state dalam STD digambarkan dengan garis panah
yang menghubungkan dua keadaan atau state yang saling
berkaitan.
Notasinya yaitu :
  
20
Gambar 2.6 Simbol Perubahan
State
?
Kondisi dan Aksi (Condition and Action)
Untuk melengkapi pembuatan sebuah STD, maka diperlukan adanya suatu
komponen tambahan yaitu kondisi dan aksi. Kondisi merupakan penyebab
suatu keadan menjadi berubah, sedangkan aksi adalah yang dilakukan oleh
sistem bila terjadi perubahan keadaan atau reaksi terhadap kondisi.
Notasinya yaitu :
State 1
Kondisi
Aksi
State 2
Gambar 2.7 Kondisi dan Aksi
2.1.6 DFD (Data
Flow Diagram)
Dalam Kendall
&
Kendall
(1992,
p217)
DFD
menggambarkan
karakteristik data yang diproses
dan
lairan data dalam sistem. Karakteristi data
itu berupa input, proses, dan output. Keuntungan menggunakan DFD
Memudahkan dalam melaksanakan implementasi sistem.
Membantu memahami ketergantungan antar sistem dan sub-sistem.
Menjelaskan komunikasi sistem kepada user.
2.1.7  Interaksi Manusia  dan Komputer
Suatu
system
informasi
yang
berbasis
web harus
dapat
mendapat
dukungan
interaksi dari manusia dan computer yang baik. User
harus
merasa dipermudah dengan
penggunaan computer dalam
mengakses website. Jika
perancangan
interface-nya
tidak
baik, maka user menjadi enggan untuk menelusuri dan mengakses website tersebut dan
  
21
mengakibatkan tujuan dari system informasi berbasis web menjadi tidak tercapai. Sistem
tersebut haruslah user friendly, sehingga bagi user yang tidak terlalu memahami website
pun tidak mendapat banyak halangan didalam menggunakannya.
Jadi Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) atau sering disebut dengan Human-
Computer
Interaction
(HCI)
adalah
suatu
disiplin
ilmu
yang
berhubungan dengan
perancangan, evaluasi,
implementasi
sistem
komputer
interaktif
untuk
digunakan
oleh
manusia, serta mempelajari akibat–akibat yang berhubungan dengannya.
Menurut
Shneiderman (1998,
p15),
ada
lima criteria
yang
harus
dipenuhi
oleh
suatu system yang user friendly yaitu :
1.   Waktu yang singkat untuk mempelajari aplikasi
2.   Kecepatan penyajian informasi yang tepat
3.   Tingkat kesalahan pemakai yang rendah
4.   Waktu yang singkat untuk mengingat apa yang dipelajarinya
5.   Kepuasaan pribadi
Ada 8 aturan yang harus diperhatikan untuk merancang user interface yang baik,
yaitu :
1.   Berusaha keras untuk tetap konsisten.
Maksudnya
konsisten dalam tampilan data.
Dalam
menggunakan
peristilahan kata, singkatan,
format, dan sebagainya
harus
sesuai dengan
standar
sehingga mudah dipahami oleh pengguna. Selain itu juga dalam
hal
warna
,  hal
ini
untuk
memudahkan
pengguna
untuk
yakin
masih
dalam situs yang sama.
2.   Memungkinkan frequent users menggunakan shortcuts.
  
22
Untuk
memudahkan pengguna
untuk
menjalankan suatu
sistem
atau proses.
3.   Memberikan umpan balik yang informatif.
Format
tampilan
informasi
perlu
berhubungan erat
dengan
tampilan
pemasukan
data
sehingga
pengguna
dapat
memahami
tentang
apa yang harus dilakukan dalam memasukan data.
4.   Merancang untuk menghasilkan keadaan akhir (sukses, selesai).
5.   Memberikan pencegahan terhadap error dan penanganan kesalahan yang
sederhana.
6.   Mengijinkan pembalikan atau pembatalan aksi (undo) dengan mudah.
7.   Mendukung internal
locus of control
(pemakai menguasai sistem, bukan
responden).
8.   Mengurangi beban ingatan jangka pendek.
Beban
ingatan
yang
sedikit
mungkin
bagi
pemakai sehingga
pemakai
tidak
perlu
mengingat
informasi dari
layar
yang satu
ke
layar
yang lain.
(Shneidermen, 1998, p74 -75)
2.1.8 Daur
Hidup
Pengembangan
Sistem
Menurut Hoffer et al (1999, p25), daur hidup (life cycle) adalah metodologi yang
dipergunakan 
untuk 
mengembangkan  dan 
pemeliharaan 
sistem. 
Daur 
hidup
digambarkan sebagai berikut:
  
23
Gambar 2.7.1 Life Cycle
Tugas yang dilakukan dalam tiap tahapan :
-
Project Identification and Selection
Identifikasi pengembangan proyek yang potensial
  
24
Klasifikasi tingkatan proyek
Memilih proyek untuk dikembangkan
-
Project Initiation and Planning
Organisir anggota team untuk perencanaan proyek
Mencari kebutuhan sistem informasi perusahaan atau organisasi
-
Analysis
Menentukan kebutuhan sistem
Strukturisasi kebutuhan
-
Logical Design
Perancangan Interface
Perancangan file dan database
-
Physical Design
Memilih media penyimpanan
Merancang sistem terdistribusi
-
Implementation
Menulis kode program
Instalasi program
Uji coba program
Dokumentasi proyek
-
Maintenance
Menerima permintaan pemeliharaan
Mengubah permintaan ke perubahan
Merancang perubahan
  
25
Implementasi
2.2 Teori Khusus
2.2.1 E-commerce
2.2.1.1 Definisi E-Commerce
Berdasarkan
Purbo
dan
Wahyudi
(2001,p2),definisi
E-Commerce adalah
E-
Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang
menghubungkan perusahan , konsumen, dan komunitas tertentu
melalui traksaksi
elektronik
dan
perdagangan barang,
pelayanan,
dan
informasi
yang
dilakukan
secara elektronik.
Banyak 
orang   mengira   E-Commerce 
dan   E-Business 
adalah 
sama.
Memang
keduanya hampir
serupa
namun
ada
beberapa
perbedaan. E-Business
adalah
kegiatan
yang
menggunakan internet
secara
keseluruhan
untuk
kegiatan
operasinya. Sedangkan E-Commerce adalah bagian dari E-Bussiness dimana hanya
terdiri dari komunikasi dan transaksi saja. contohnya untuk penjualan, pemesanan
(yang dilakukan
secara online
namun pembayaran dilakukan
kemudian
melalui
telepon atau langsung secara manual) atau pembelian produk.
2.2.1.2 Klasifikasi
E-Commerce
?
                                                                                                                                                                                          Business to business (B2B). Merupakan e-commerce
yang
menjual produk
atau jasa yang digunakan untuk dijual kembali.
?
Businnes to customer (B2C). Merupakan e-commerce yang menjual produk
dretail untuk dikonsumsi oleh indivuidual atau pembeli.
?
Customer to customer (C2C).
2.2.1.3 Keuntungan
E-Commerce
  
26
Menurut Purbo dan Wahyudi (2000,p3), keuntungan yang dapat diperoleh
dari E-Commerce adalah sebagai berikut:
?
Revenue stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan,
yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
?
Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
?
Menurunkan biaya operasional (operating cost).
?
Melebarkan jangkauan (global reach)
?
Meningkatkan customer loyality
?
Meningkatkan supplier management
?
Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan)
2.2.2 Piranti Lunak  Pendukung
E-Commerce
2.2.2.1 PHP
(Personal  Home Page)
Menurut
Mulani
et
all
(2000,p6),
PHP
adalah
tehnologi yang
memungkinkan
developer
untuk
mengerjakan
proses
dalam
server,
PHP
adalah
teknologi
server
side,
yang berarti PHP   bersifat browser
independent. Ini berarti aplikasi web tersebut dapat
dijalankan oleh browser apapun.
Halaman
yang
ditampilkan di
browser
hanya HTML saja
atau
beserta skrip
yang
ingin
dijalankan di client.
Sedangkan kode PHP
akan
tersembunyi rapi dan bebas
dari
sentuhan
tangan-tangan
yang kurang bertanggung jawab.
PHP
berisi sekumpulan
dari
skrip
yang
terlebih
dahulu
akan
diproses
di
server
sebelum
dikirim
ke
client.
Client
hanya
akan
menerima
dalam
bentuk
HTML.  Jadi
terdapat
dua
elemen
yang
sangat
penting  dalam  PHP.  Elemen  pertama  adalah  skrip  yang  digunakan  untuk  menulis
program dan
elemen
kedua
adalah
HTML
yaitu
HTML
(tampilan
layar)
yang
harus
dihasilkan dari PHP yang kita buat.
  
27
PHP memiliki beberapa kelebihan dalam pembuatan aplikasi dinamis, diantaranya:
PHP adalah produk gratisan, artinya Anda bisa mendapatkan/menggunakan PHP
tanpa dipungut biaya apapun atau tanpa takut “HAKI”.
Bahasa PHP itu sederhana, mudah dipahami dan mudah digunakan.
PHP dapat berjalan hampir di semua Web Server (Apache, IIS, Xitami, PWS,
Caudium, Netscape Enterprise, OmniHTTPd, dan lain-lain) dan sistem operasi
(Linux, Unix, FreeBSD, Windows, Macintosh, Solaris, dan lain-lain).
Script PHP dapat diakses dengan kecepatan tinggi.
PHP dikemas dalam bentuk satu paket yang lengkap, sehingga kita tidak lagi harus
bolak-balik mendownload dan menginstall modul-modul tambahan.
Manajemen memorinya bagus, artinya aplikasi PHP menggunakan memori dengan
sangat efektif. PHP banyak menghilangkan penggunaan memori yang tidak penting.
PHP banyak mendukung banyak database server (contoh database server sudah
kami sebutkan sebelumnya). Disamping itu, PHP memiliki fungsi-fungsi yang
lengkap dan powerful untuk melakukan pengolahan pada tiap-tiap database server
tersebut.
PHP dapat membantu menampilkan baris pesan kesalahan di browser, sehingga
mempermudah dan mempercepat Anda dalam melakukan perbaikan terhadap
kesalahan (debugging).
PHP dapat ditempelkan (embedded) dengan HTML, hal ini tentu akan
memudahkan dan menyederhanakan pekerjaan kita dalam membangun aplikasi web
yang dinamis. Selain ditempelkan (embedded), bila diperlukan script PHP dapat
berdiri sendiri, bahkan melalui script PHP, kita bisa menjalankan atau menggunakan
tag-tag HTML.
  
28
PHP termasuk jenis server side programming, artinya script PHP dijalankan di
server. Sehingga, keamanan dan kecepatannya jauh lebih baik dibandingkan dengan
jenis client side programming.
PHP mempunyai dukungan yang lengkap terhadap layanan-layanan Internet
lainnya melalui protokol POP3, SMTP (protokol untuk e-mail), HTTP (protokol
untuk menampilkan halaman-halaman web), FTP (protokol untuk transfer file),
NNTP, IMAP, dan lain-lain.
PHP dapat selalu up to date mengikuti perkembangan teknologi Internet dengan
cepat, hal ini dimungkinkan karena Life Cycle PHP yang cukup singkat.
PHP memiliki komunitas yang sangat besar. Sehingga forum-forum diskusi,
tutorial, artikel, dan source code PHP banyak tersedia di Internet. Hal ini tentu akan
sangat menguntungkan bagi kita pengguna PHP.
Sebuah file PHP merupakan file text only yang di dalamnya berisi teks, HTML,
tag, dan skrip PHP. Jadi dapat dikatakan bahwa
file
PHP
sebenarnya
merupakan 
file
HTML biasa yang ke dalamnya ditambahkan skrip
PHP.
Jika file
HTML
mempunyai
ekstensi
.htm
atau
.html,
maka
jika
sudah
diberi
skrip
PHP,
ekstensi tersebut tinggal
diubah menjadi .php, .php3, .phtml.
Skrip PHP bisa diletakkan di
mana saja sebagaimana kita meletakkan HTML tag.
Untuk membedakan antara teks, HTML tag, dan skrip PHP, maka digunakan suatu tanda
yang
disebut delimiter. Delimiter adalah
suatu karakter atau
kumpulan karakter
yang
mengawali
dan
mengakhiri suatu
tag atau
skrip.
Untuk
HTML
tag
sudah
kita ketahui
bahwa delimiter
yang digunakan adalah karakter <
dan
>.
Untuk skrip PHP, delimiter
yang digunakan adalah kumpulan karakter <? dan ?>
2.2.2.2 MySQL
  
29
MySQL adalah
salah
satu jenis
program
database  server,
yaitu
sebuah
program
yang
berfungsi
untuk
mengolah, menyimpan, dan
memanipulasi data
di
server. Badan yang membuat MySQL adalah MySQL AB.
MySQL merupakan perangkat lunak yang bersifat open source yang oleh
karena itu bersifat gratis. Hal inilah yang menyebabkan MySQL cenderung dipakai
oleh web hosting sebagai database
server. Sesuai dengan namanya, bahasa standar
yang digunakan oleh MySQL adalah SQL. SQL adalah singkatan dari Structured
Query Language.
2.2.2.3 Hyper
Text
Markup
Language  (HTML)
HTTP
(
Hypertext
Transfer
Protocol)  merupakan
protokol
yang
digunakan
untuk
men-transfer data
antara
server ke
browser.
Protokol
ini
men-transfer dokumen
web
yang ditulis atau berformat
HTML (
Hypertext
Markup Language).
Dikatakan Markup
Language karena
HTML
berfungsi
untuk
menformat
file
dokumen teks biasa untuk
bisa
ditampilkan pada
web browser dengan
bantuan tanda tanda yang sudah ditentukan.
Elemen
HTML
biasanya
berupa
tag
yang
berpasangan dan
setiap
tag
ditandai
dengan
simbol
‘<’
dan
diakhir
dengan simbol
‘>’.
Pasangan dari
sebuah  tag  ditandai  dengan  tanda  ‘/’,  misalnya
pasangan
<font>  adalah
</font>.
Dalam
hal
ini <font> disebut sebagai elemen dan umumnya setiap
elemen
terdapat
atribut
untuk
mengatur elemen
tersebut,
misal
<font
color=#FFFFFF> (Sunarfrihantono, 2002, p1).
2.2.2.4 Microsoft
Windows 2000
  
30
Microsoft
Windows  2000  merupakan  
salah  satu  sistem
operasi
yang
dibuat oleh perusahaan Microsoft. Sistem operasi ini bekerja dengan berbasiskan
grafis dan mendukung sepenuhnya teknologi jaringan.
2.2.2.5 Adobe Photoshop
Adobe Photoshop adalah aplikasi yang digunakan untuk melakukan
penyuntingan gambar. Kebanyakan tenaga profesional melakukan penyuntingan
gambar dengan aplikasi ini. Adobe Photoshop amat membantu dalam merancang
halaman web, terutama dalam merancang tombol menu, gambar latar.