sebagai
sarnna
pendidikan keterampilan bagi
sejumlah
siswa.
"Pengunjung yan
datang
ke
salon
ini
umumnya tidak
berharap
terlalu
banyak
karena
penat
rambutnya merupakan siswa
yang rnasih dalam tarafbelajar,"
katanya.
Pe:rbedaan
salon-salon
tersebut
terletak
pada
lokasi,
harga,
interior
ruangan
pe:ralatan salon,
hingga pengalaman
keija
para
karyawan. Rudy
mengatakan,
salo
untuk
pelanggan
dari
kalangan
atas
umumnya
merniliki
fasilitas
atau
pelayarnm
yang semaldn baik.
Rudy
juga
memperluas
segrnen pelanggan
hingga
ke anak-anak.
Saat
ini, ia
memiliki dua jenis salon untuk auak-auak, yaitu KiddyCuts dan FunCut
Pelanggan
Ki.ddyCuts umumnya
berasal
dari
kalangan
kelas
atas, sedangkan FunCut memiliki
pelanggan dari kalangan menengah. Yopie salon rnengernbangkan bisnis perawatan
rambut sejak tahun 1996. Hingga saat ini, Yopie Salon
memiliki sekitar 90 cabang
di
Indonesia, meliputi
Yopie Salon
Kawula Muda,
Yopie
Salon
Pmfesional,
dan
Yopie Salon Training Center.
Mana;ier Yopie
Salon
Ivan
Yauhanes
mengatalam,
pelanggan
Yopie
Saloo. dan
Yopie Salon Profesional meliputi kelas menengah atas. Berbeda
halnya dengan
Yopie
Salon
Training Center.
Pusat
pelatihan ini
bertujuan
menjaring
pelanggan
dari kalangan menengah ke bawah.
"Yopie
Salon
Training
Center
didirikan
sebagai
ajang
belajar
para
sis\\oa llllWl
menjadi
teuaga
yang
terampil.
Dengan
demikian,
tarif
umumnya
lebih
murah,
jelasnya.
|