|
15
seperti
itu peramalan diperlukan untuk
menetapkan kapan suatu peristiwa akan
terjadi, sehingga tindakan yang tepat dapat dilakukan.
Secara
umum
metode
peramalan
dapat
diklasifikasikan
dalam
dua
kategori
utama, yaitu :
1)
Metode
kuantitatif
didasarkan
atas
prinsip
prinsip
statistik
yang
memiliki
nilai
ketepatan
tinggi
atau
dapat
meminimumkan
kesalahan
(error),
lebih
sistematis,
dan
lebih
populer
dalam
penggunaannya. Untuk
menggunakan
metode
kuatitatif
terdapat tiga kondidi yang perlu dipenuhi :
1)
Tersedia informasi tentang masa lalu.
2)
Informasi tersebut dapat dikuantitatifkan dalam bentuk data numerik.
3)
Diasumsikan bahwa beberapa pola di
masa
lalu akan terus berlanjut.
Model yang
mendasari peramalan kuantitatif dibagi
menjadi dua,
yaitu
:
a)
Model deret berkala (time series)
Pada model
ini, pendugaan
masa depan dilakukan berdasarkan
nilai
masa
lalu
dari
suatu
variabel
dan
atau
kesalahan
masa
lalu.
Tujuan
model
ini
adalah
menemukan
pola
dalam
deret
data
historis
dan
mengekstraplasikan pola
tersebut ke masa depan.
Langkah penting dalam
memilih suatu
metode deret berkala
yang tepat adalah
dengan
mempertimbangkan
jenis
pola
data,
sehingga
metode
yang
paling
tepat
dengan
pola
tersebut
dapat
diuji.
Pola
data
dapat
dibedakan menjadi
empat jenis, antara lain :
|