ur\UiJ02
LA1\'DASAN TEORI
sub
l:Jl
dibahas
pengertian 
internet, 
cam  kelja 
internet, 
protocol
transfer, elemen
dan
aplikasi
int<:met,
Hypertext Preprocessor
(PHP),
dan
My
StnJ£tured
Query
Language
(MySQL).
Pengertian I: ternet
lnien1et  meru!Jakan
singkatan
lntercmmection  Networking,
dimana
internet
ml;m.ililo
pengenian
"'""l 
al
S'Jatu ja;ingan yang
luas
yang
:"n.un 
&.ri
jaringan
komputer
yang 
terkoneksi
diselu.ruh
pel juJru duma. 
btemet terd:iri
rib11an
bahkan
jutuan
jari:ng;m
komputer yang
tersebar 
diselmlli1dunia
yang dihubungkan
lewat media
seperti
jalu:r
telepon,   satelit 
-
satelit, 
sistem 
lain. 
dan 
Ellsworth,
1997,p3)
Asal 
usul
internet
itu
sendiri 
berasal &.ri
Jaringan
komputer
yang
dibentuk
pada
tahlk'l
1969-an  
yang  
disebut  
ARPA  (Advanced  Research Project Agen .;)') yang
dikembangkan oleh
departemen.
pertahm'lllll Amerika
Serikat,
dengan 
satu-satunya tujuan
menghubungkan
berbagai 
mscam 
sistem 
komputer, yang 
pada 
saat 
itu
termstalasi
dan
!     :
tersebar   di  
segala  
penjuru  
dunia,
!...Yuan utama  
&.ri 
,\_A
tersebut 
ada.lah 
untuk
hngkungan 
kenjas<LTa elektronik  (internet)  yang 
dapat  
digunakan 
oleh
personal mi!iter,
dan
penilidikan. (FeHenstein  and
Wood,
1995,  p8)
Selanjutnya
jaringan 
komputer
tersebut diperbaha:rui 
dan dikembang:,!;.an
sampai 
i:
akhimya 
menjadi 
internet  
seperti   
sekarang
Inten:.et  
me.rupakan  
forum    dan
6
  
  
7
perpttst!tkaan 
global pertama dimana setiap ora.'lg
dclam setiap
dimaxra  
saja.
Selain 
itrr  
interr:et
setiap  orang  tJLnpa
Int•ernet  bekf:rja berdasarlcan  perpindaha11
jaringan, dmlan,a  internet
membunilikan
beberapa
a
:tar  kornputer
dalam
urutan
""'"'" '"'""'" perpindah.an
tersel1ut 
se11eftJ alarnat dan
tujuan perantara
(Internet 
Service  PrcY!Jider)
serta sebuah
;nc;nj<mlJln
saJnpainya
data pada tujuan.
          
memiliki  
2  bagian 
yaitu  
TCP  dan
singkatan 
dari
"Transmission
Contml
Protocol"
dan hampir semua sistern oper<lsi
mc:deJm kompatibel
  
TCP a.dalz;h
dasru dari
koneksi, hal
ini berarti melakuk2tn
suatu
koneksi la11lgS1mg antara dua
komputer
untuk
melak1tlmn tra1nsf;er      
antara
kedua host
(Pool, 2002)
suatu  paket  denga.n  SYN-flag
memberiJ!i.an
reSJDOn  dengan suatu ACK(SYN)
flag
arau suata
dengan RST
-flag.
sirtgkat.z:m
dari
SYN-(synchronisation), 
yang digu.nakan
untuk "memberit.ahukan"
dijawab
dengan suatu paket ACK(SYN)flag. ACK singkata!l dari ACK-
::
(nowt,;dg·ement).
Setelah menerima paket dengan ACK(SYN)
flag,
kornpt.tter
mengirim
kembali
suatu
memberitaimkan
host lain bahv¥a
koreksi
dibuat  Hal 
kita
satu host
melakukan
disconnect, akan
ilikirirn
suatu y&ket
dengan
FINflag  diak:tiltkan.
(FIN
  
L'
Tabel 
akan
membuat
hcl
ini
lebih
jelas:
Kompnter
A
Kmnpul.er B
-==========
i.
SYN
--> 
I:
2)
3] ACK->
4) FIN-->
5)
6)RST
-->
<-- ACK(SYN)
Y
a,
koneksi
l.elah dibuatl 
l
i
'.
<-ACK(FIN)
I
Sekarang
koneksi
telah
ditutup
dan
traP.sfer
data diputuskall.
Komputer
A
Komputer
B
l)
S1'N
-->
2)
3)ACK-->
<--RST
"Computer
B" 
ingin 
kcneksi
dengan
"Computer
A"'
(rnungkin
komputer
B
menjalanka:n suatu
firewall).
adala.h  siugkatatl 
dari 
""Internet
Protocol",  
Perhatikan  
lagi 
contoh  
diatas, 
jika
"Komputer  A'  mengirim
suatu
paket
ke
"Komputer
B",
daai
kedua
komputer
berada
didalam
TP-header
dari
paket
tersebut,
yaitu
IP tujuan
(dari
komputer
B)
dan
rP
sumber
(dari kompurer
A). (Pool,
2002) 
I,
i.
I
                                                                                                                                            I'
I
(HyperText
Tranfer Proloco{)
i:
I
adalah
suatu
protocol
utama
yang
digunakan
didalam
w'W1V
(World
Wide
  diikati 
web 
browser
dalam 
meminta 
dan
web
server
ab.n
menyampaikan
dnk'd!Tlen
yang
dirninta
web 
browser.
Protocol
ini 
merupakan
standar  
dala11l
mengakses 
HTML  (HyperText
lvfarkup Language).
(Bustami, 1999,
p9)
  
9
URL (Un!fonn
Resource
Localor)
URL adalah
suatu
sarnna
yang
dipakai           
menentukan
lokasi
informasi
pada
internet,          
dispesift::,asikan
berdasarkan          
dan            
dari
sumber  tertentu 
pada
internet
diibaratkan
sebagai
sualu
almnat,
yang terdiri
atas
:
a. 
Ptotocol 
dipakai
browser
mengambil
infonnasi
b.  Nama dari
komputer
tempat
infom1asi
berada (alamat
server)
c.
atau
path serta file
dimana
informasi
berada
(Bustami,
1999,
p9)
DNS 
Name Server)
DNS
ada!ah
sistem
pengenai
dan
pellllJilaan
di
Internet
mengikuti
suatu
standar
pengkategorian.
Der.gan DNS
seiiap
nama
di Internet
ban.cs
mengikuti  kategori
dor!Ulin
sudab d;t.errl:ukm:
agar
bisa
<ill:enali. U: tuk memperoleh domain
name
seseonmg
atau suatu
lembaga
harus
teriebih 
Julu me:npunyai
a!okasi
lP
address
dari
IA[\IA atau
ISP,
memiliki
m<><m
atau
server
DNS
seJ1di.ri
atau
tercla.ftar
di
salah
satu
mesin
DNS
dan
kemudiae 
mendaftar 
!embaga  pengelola
fasilitas
domain
registration  baik
  
'
,:
10
a.  FTP (File
Transfer Protocol)
FTI' adalah
st:atu
protocol
yang
memilikl
fasi!itas
pengiriman  fiie
antar
host
mela1u.i  jalh'T
internet. 
Fasilitas 
sering
dipa.kz.i
mJtuk
pengiriman 
halaman 
web
a'liu
bertukar
file
meia!ui
internet.
(Bustami,
1999,
p4)
b.  
E-mail
(Electronic Mail)
E-mail 
merupakan 
fasilitas 
internet 
yang  populer 
dimar,a  seseomng 
dapat
menyusun, 
mengirimkan,   membaca, 
mem  alas, 
dan 
mengelola 
pesan 
elektronis
dengan
ml.idah,
cepat,
dan e!is;en.
E-m<til
dapat
iliakses
kapan
saja
dan
dimar.a
saja.
e-mail 
mi  biasanya 
be
jalan 
pada
protocol 
SMTP 
(Simple
Mail 
Transfer
1999,p3)
c.  WWW(WorldWrdeWeb)
V{YNW   adalah  
layanan 
pada  
internet  
yang 
memberikan  
akses 
terhadap
dnkumen 
hypertext 
me!.alui 
web
browser.
\\'WW
teriiri
dari 
juta.a.n
ha1aman
web
yang
saling
terhubung 
dari
berbag-ai
ma.cam
media.
Kita
dapat
melompat 
dari
satu
topik ke
topik
Jainnya dengan
mudal::t
dengan
fasilitas
hyper/ink.
Umumnya Vvi.VW memiiiki
karakteristik sebagai berikut:
Terletak
pada
internet
host
da.'l client
-
Umum..'lya menggunakan protocol TCP/l1'
-
Mengerti
HTML
-
Mengikuti
;node!client/server
komunikasi
data
dua arab
i:
i
I!
I,
I
!
:
I
I.
'
I
I,;
I
'
!
1!
i'
I,
i
I
I,
'
I
I
'
I
I
\'
  
ll
-
Memungkinkan 
client  untuk
mengakses  infom1asi
dalrun
berbagai 
media,  seperti
teks,
audio,
dan
video
-
Menggunakan
a1am<n liPifonn Resource Locator
(URL).
(Kurniawan,
2001,
p2)
lvfailing list
adalah
fasilitas
)'ang
berisikan 
dafter
e-mail
yang
dapat
mengotomatisasikan 
pengiriman  
pesan 
soeara  
rnassal 
ke 
anggota  
mailmg 
list
tersebut
Setiap
anggota
mailing
list
dapat
meng'lli:mkan
e-mail 
yang
a.kal1ditetima
keselumh
anggota
lainnya
dan
juga sebaliknya,
sehingga
anggota
dapat
melakukan
diskusi, cera:mal"s
konferensi,
seminar
secam
elektronik
tanpa
terikat
oleh
ru.ang dan
e.  HTML
(HyperText.lviarkup
Language)
b1ML 
adala.":l    bahasa  
kode  
pemrograrnan  
yang  
menjadi 
dasar  
bagi
terwujudnya 
web.
Deng<U> HTM_L  seluruh
sistem 
komputer 
ya,."lg  saling 
berbeda
dapat  mengenali 
tonnat-format   yang
ditampiil<_all
dalam 
sitns-sitns 
Intemet 
ta."lpa
perbedaan
yang
berarti,
termasuk
didal.amnya pena.mpiian
multimedia
(grafik,
suara
citra
video).
HTML
berbasis  teks
yang
sangat
sederhana 
da."l
pmliis
sehingga
dapat
dipaharr>i oleh
berbagai
jellis
komputer
daiam
platform
sistem
ya.11g
berbeda.
(luema,i 998)
Tag-tag 
HrML
pertama 
kali 
dikembangkan  
dan  diu.....al:!akan 
oleh 
W3C
{World Wide Web Consortium),
penggagas
pertama
W'WW.
Spesifikasi  HTJ'vtL
4.0
adalah 
pengembangan 
terbaru  dajjpada 
spesi:fikasi
sebelunmya.    Fitur 
utama 
dari
I:
I
I
(
i
I
'
I
' '
'
i
i:
  
12
 
4.0 adalah
CSS Ctzsc,c:ute·a Style Sheets)
hn DHTML (Dynamic
HyperTex:t
Markup Language).
(Laura
1999, p55)
•            I
Telnet  (Network
Termi,Y alProwco[) digunalaL11
untuk 
loE;in secara remote ke
(bias ya
p<>...da  
sistem  
l.JNIX-base). 
Telnet  
mc:ng.iriln 
username 
dan
password
dalam  bentuk 
Clear 
melailll
jaringan,
sehingga. mudah
diaml:1il
orang
dengan 
suatu
packet sniffer. Ada protocol
yang  disebut 
set,ag.'li
SSH
(Secured
"'"'
y
1
a::g
juga
di
g;nakan
login
yang
lebih  aman secara
re,note,
dimana data
 
dikirim 
di
enkripsi, seidn!!gf.l
data
yang
diperoleh
packet sniffi:r
menjadi
berarti. 
Telnet 
dan
digunakarr   pada 
ling.kun.t,'7:11!
UNTIC 
Suatu
daemon 
telnet 
melakukan 
lisl'eni;n)<pada 
23/TCP 
dan
melakukan
listening
pada
22;TCP. 
(Pool,
2002)
Hypertert Prepmc:essor
mempakan
kependekan
Hypertext Preprocessor,
adalah sebual1 bahl4
a
server-side
yang  bisa 
dig;un: kan
dengan  bahasa  HTML
secara 
bersamaa:J.
unllik 
sebual1
aplikasi   pada 
web
dokumen 1airwya
sangat   banyak
kegunawJ1ya.
PHP mirip dengan
bahasa
C
dan
Perl
yang 
kesederhanaan
dalam
pemrosesan  perintah
dan
sangat 
kompa.tibel digunakan 
dengan
database
yang
Menurut
pei'g<lk-uan
bebera.pa
pe:makai
PHP
yang
berpengalaman
di
bidang 
bahasa
pernrc;gnunfm
web,
PHP 
kecepa!:ru"
dui 
proses
:script
daJ! cukup 
stabil.
PHP  adalah
web 
yang  
open 
source  dan anda
bisa
sertinf
anda 
bisa
  
l3
mendapatkan 
aplikasi  yang
terbaru 
untuk  menghinda.ri
adanya  bug dan
security  hole.
(Rahadyanetal,
2001, pl)
Berikut
adalal1 ccmtoh
UAI1mn
yang
digunakan 
unr.ik
menjelaskan  temang
PHP
sebagai
script
yang disisipkan
(embedded
scrip\)
dalam
dokumen
HTML. (Sidik, 2001, p3)
<html>
<title>Contoh</title>
<!head>
<body>
<?php
echo 
saya
dari
script
?>
I
<!body>
I  
</html>
2.1.6 My
Structmred Query La!lgu2ge 
(JI>iySQL)
SQL
adalah 
bahasa
sta.1:1dar  yang
digtb'lakan
untuk
melakukan 
akses 
dan
malnijJUl:asidatahase, dalam
hal ini
ada!ah database
relational.
(Sidik,
2001,
pl95).
Perintah
SQL
yang
akan
digunakan 
hams
d.isusllll
menjadi 
string
iebih
dahulu.
BerdaS2rk!lr< 
string 
SQL
yang          
dibangtb'l
inila,'l
PHP 
dapat 
rnelaknkan 
perintah
untu_lc dapar
mengakses
dan memarripu!asi database.
(Sidik,
2001, p!95).
Berik:ut
ini
adalah
pemyataan 
untuk
menacubalLka.'l
record
kedalam
table 
buku
alamat
yang
mempunyaifield (na.'lla, alamat,
kota)
masing-masingfieldbertipe string.
$sql="insert
into bukualamat
(nama,
alarnat, kota)
values ('Amal','Cipayung',Bogor')";
Data 
bisa 
jadi 
bukan 
konstamta
seperti 
diatas, 
tetapi 
berdasarkansuatn 
input 
yang
disimpan
daiam
variable,maka
SQL yang hams diba.'lifili"1
menja.di:
.
j,:
\
I:
  
$r,a!Jla="Amal";
$alarnat='1<ancaekek'
$kota="Bandung"
="insert into
buiruaiamat(nama,ala nat,kota)
values('$nama'
,'$aiamat', "'¹"''•  '\""
(Sidik,
2001,
pl59)
Perintall-perintah SQL dasar mJtara lain adalah sebagai berikuJ:
Select
Digu11akan untuk
membaca  data
dari 
sua<tu
table
sintaks:
select
TJ!hc-:tl!jieldl,na:majield2.<.from
rmmatabel  wf..ere
k:riteri.a
at .u
select* from
m:t!natabel
where
kriteria
*
merupakan
karakl:er
wildcard 
yl!ng
mewakili seluruh jield merupa_lum
bentuk
altematif
jika ingin menampilka.'t
selu.ruh data dan seluruh
field
yang ada da1am
I'Jb!e, tidak
perlu menyebutka.'l nama
fieldnya
satu persail<t
Namatabel adalah
nlh"rla
tabel iempat data yang akan dibaca!query dil.aku.lffin.
Kriteria  adalah
c!.iieria
data 
yang  akan  dibaca  kriteria 
naml!jield  
operator
ekspresi.
Insert
 
me:nal1Gbahk£m data kedalam tabel
sintaks:
insert
into
namatabel(/ie/dl, "     )
values('nilail ',...)
I
I,
I·:
:'
'
i
'
  
Uodate
'
Digunakan untuk memperbai!ci
i
sintaks:
update
nan:lll.tabel
set
field]
ni1aiJield2
'ililai2.  
where
kriteri.a
Delete
Digunakan 
l:'1enghapus
atau
record
dan
suatu
tabeL
MySQL  
merupakan   software database
yang 
tenn2.5uk
paling 
popuier 
di
linglrungan 
Lima,
kepopuleran 
karena 
CUtUIII!lll:g 
karena  performansi
query 
dari
database-ny-a
yang
saat 
bisa
dilatabm
paling
cepat dan
jarang
bermasalah.
(Sidik,
pl95)
MySQL  adalah 
server
muliith.readed,
sehingga 
memungkinkan
daemon 
untuk
meng-handle  
pennintaan
layanan
secara
simultan.
koneksi  dengan  protocol
   
membuat 
akses 
ke  
server   database   le ih
dtbanding   jika   anda
m<:U!5gL!llil:kan
mcdei
mapping
drive, 
semacam
Novell 
untuk membuat program
client-
serve".
(Rahadyan etal, 2001, p3)
  
I
16
2.2 Sis1tem
Ada
beberapa
per1gei1i!m
sistem
d!ui
beberapa 
diantazanya adalah:
Menurut
Me
Lecd
(1996,
Jilid
2,
pl3) Sistem
adalah
sekelompck
ele:men-elemen
yang terintegrasi dengan ma!amd
]'l:lll.g
sama
untuk mencapai tujum
 
(1995,
p40)
Sistem
adalah
suatu
kumpulan
da,-i
objek 
yang
terdiri 
dari 
orang,  sumber 
daya,  koru;ep
dan 
pcrosedru-prcsedur
yang 
bernsaha 
untuk
mewujuii'i(an seuatu
tlljuan.
Menurut 
u:mlLm 
system 
m.emiliki
tiga
elemen 
yait.1: elemen 
rnasuk.an
(input
element),
elemen 
transformasi 
(t<·an:sfonnation
element),
elemen 
keluaran 
(output
element).
Ada sebrnili
mekanisme 
koEltnol
(control
med1anism)          
memonitor proses
transformasi
dan
mew_astikan
bahwa
system
tersebut
memenuhi
tu_juan
atau
sasaran
yang
diinginkan.
Mekfu"!isme control      
dihubm;gkun
dengan
elemen-elemen
system
dengan
menggunakan
li.ngkamn umpan
balik
Menurut   Kotler
(i995,
pl04)
deng&>
selanm data
pesaing
yang
dinriliki,
maka
seseorang perlu
menggunakan
anaiisis
SWOT
(Strength,
Weakness,
Opportunity 
dan
Threai)  
untuk  
mengidentifikasi    hal-hal  
yang  
paling   relevan  
yang  
dapat  
dilihat
berdasarkan 
pengal&rnau waktu 
ya,ng
laiu 
.  Berikut        
adal&l:l
penjelasa;1  rnengenai
I;
l
i;
I
!
'·'
anaiisis SWOT ini:
pesaing.
oieh 
suatu 
perusa.haun
dibarrding
dengan 
i'
2. 
Weakness:
KelemablL'l 
atauptm   masalah-!nasa1ah 
yang 
dih.adapi 
oleh   suatu
pemsabaan
untuk merebut lebih banhak kons!h'llen dibanding dari pesaing.
  
17
3. Opp:li1l;.nity
:
Kesempatan yang climi!h'ci 
oleh suatu peJus:ihatan
lebih:Oa.1.yak
kons=en dibanding
pam. pesaing.
4.
Threat: TaiJ.tangan 
yang 
di\'ladapi
oleh suatu
perusahaan
merebut konsume :,
Berdasarkan 
an.alisa
yang
didapat rnaka pereneana pelmsah<mn
informasi dan merumuskan
maalaJr
merebut
pesaing
dalam
menata
mendasa.'i
penentuan strategi alternative
dan rencana
tersebut
me:ngatasi
masalah
Mermrut  Rantetana   (1995, 
p6) 
ada 
strategi ya.11g
dijadikan pedoman
keg;at'lll pada
wa.l(tu
yang
Strategi lci  metna:r:t"aatka..tt
ada
diidentiflkasi  
dengan
tujuan mem< <<faat.lcan 1Je1uang yang
ada der1gan
s•ebl!ik-b:<iknya.
o
Maxi-Mini
Mengacu  pada
tantangan
dari
yang
diiderrtii1tka:si, kemudian
dirancang
kegiatan
memaksimalkan
kekuatac'1
internal
o
IvEri-I\Iiaxi
Meminimalkan
kelemahan ya11g
ada
semaksimal mungkin.
Ke
giztaJJ
yang dirancang dan diarahka:n
yang ada
da:J.
sekaliglls sebagai
upaya
menga:tasi tantangan
tersebui.
memanfaatkan
peluang yang ada
me:ngu.rangi
kelemahan-kelema!>..an
menga,tasi tantangan
dari
luar.
  
  
18
Padasub bab
akan
dibahas
mengenai
pengerti.a."l
pemasaran,
komponen
utama
'I
'i
!
I.
'
[   j
i'
pemasaran,
evoiusi
bentuk
perusah!llliJ, manajemen
strategi,
dan
strategi
yang
diterapkan 
I.
oleh
pemsahaan. 
i;
I
i
1
i
                                                                                                                                   
!
i
I
Pemasaran 
ada.lah
sru::\u
kegiatan 
rnanaJemer:
yang 
diarahkan
\
meng
ndentifikasi,
mengantisipasi,
dan
mernuaskan
kebutuhan
da."l keinginan
peianggan.
I
I
I
(Jcfkins,
1993,
p2)
?e:i'
ertian 
lain 
pemasaran 
adalah 
kegiatrut
manajemen 
dal&'11 
merencanakan,
menentukan
ha:rga,
mempromosikan,
dan
mendistribusikan 
barang-ba:rang dan jasa yang
dapat !lJJ:!mual;:'.u,
keingimm
pasar
para
konsu:men. (Stanton,
1993, p07)
I
I
Pemasa.:ran rnencakup kegiatan
:
Menyeli
.iki
dan
mengeta,'mi apa 
diinginkan
ol.eh konsumen
'I
Merencanakan  
dan 
mengembangkan 
sebuah 
produk  
atau  
jasa  
yang  
akan
memenuhi
keingina,."1 tersebut
Memur.. Skan
cara   te:rbaik 
untuk  
menentulr.&'l 
harga,  
mempromosikan 
dan
mendi;,tribusilam pmduk atau jasa tersebtci..
(Stanton, 1993, p07)
i:
'
I
  
19
Ga.TTibar 2.1 Siklus Komponen Pemasaran (Kartajaya, 2001, p417)
Gambar
d.iatas menunjukkan
komponen-komponen
utama pemasaran yang
L
Si.ldus dalam
(Inner
siklus)
yang
menggamba:rkan simasi ;yersaingan
suatti
perusahaan dalam lingkungan bisnisnya
2.
Siklus te"agah
(middle
cycle) 
menggambarkan
strategic,
taki.ik dan
nilai
pemasaran.
':  i
r
''
j!
'     '
3,
Siklus
(outer
cycle)
yang menggamba:rkan tiga
kata 
yang paling
perrting ya11g
dijawab
dengan
tepat
waktu
melaksanakan program-
program pemasarnn.
(Wibowo,
1996,
p266-267)
  
ke:mksesamwaniESrng-masmg.
20
Str"ategic Marketing 
2000
Conceptmd
Framework
Gambar
2_2
Co:r1C1eptual
Framework
(Kartajaya,
2001,
Pada gambai ini
terlihl>t benluk 
peruSBhillm 
yang  berevolusi 
dari  production-
oriented,  
sellmg-oriented,
                    market-driven    dan 
customer-dnven
de11gan
karakteristik
dan
faktor
.
"
Production
orienJed compa-ey (2C)
Pemsahaan
yang
menitikberatkan
pada efisiensi
operasicnal,
standarisasi
produk
dan
distribusi 
massa!.
Pada
situasi        
perusahaan
bisa
s!L"i(ses
karena
memang
belum ada pesaing dan
tidak
ad.R
perub<>.han
li::: gl<llll!gaJtL
Pemheli
hams
menenima
teu1pat yang
ditentukan"
Selling
oriented
company
(2.5C)
Perusahl>.an  
yang  
menitikbera:tkan
pada  
can:t penjualan  yailg
persuastve,
pe ·baik2m produk
dan
prumosi massaL
lingkungan 
1nasih
kecil-kecilan.  
Konsumen 
diyakinkan  
oleh
  
I
Perusahaan
21
tenaga penjualan yang bisa mengakibatkai1situasi win-lose,
digoda c!eh promosi
dan  ik!au massal
:yang gencar 
dan  menyatakan  bahwa  produk 
perusal1aan
tersebut
lebih
baik
ciari yang lain.
Marketing
oriented company (3C)
Pemsahaan 3C
tidak
menjual ke
pasar secara
keselurul->.an,
melainkaJ:J 
memihh
segmen pasar paling efektif
untuk
dilaya-"'li.
Selaill
itu,
perusahaan
tidak 
r.anya
sekedar
mt:mlbmtt
produk
ya;""!g 
lebih
baik,
tapi
yang
penr..ng
bisa
berbeda
dari
produk
produk lain sesuai dengan kebutuhan pe!anggan, dan
promosi
dija!ankan
secara seiP.1bang,
baik pada pema._l{ai
maup
:n pedagang.
Pada situasi seperti
ini
pesaing sudah i.'Uat, pembahan Iingkung&'"l. berlangsung kontillyu dan
pelanggan
p:mya banyak pililtan.
Market
driven
company
(3.5C)
!r:
,
1:
I:
I:
i
'.
I
I
:
:
i
.
".
..
menJam spesrans
melay<L"li
sebuah atan beberapa
frdgJnen
i'
pasar. Karena itu kunci sukses untuk perusahaan iill
adalah
menyediakan produk
khusus.
Pada  situasi       
pelanggan
diperlakukan  seperti
klien  yang  dilayani
secara
ki'lusus,
Customer driven
company
(4C)
Perusahaan 
ini 
memberikan  khusus   seeara 
individual  
lev;at  produk 
yang
disesuaikm
denga.n
kebuUJhan
masing-masing 
individu.
Database yang selalu
d:perbah.a.rui  merupwn
alat
penting
untuk
mela.lcukan
relationship 
marketing.
:
Komunikasi
bersifat
interak1.if
nntuk
saiing
bertukar
inforrnasi
terus
1nenen1s             
ini   harus 
di!alrukan  ka!au  perusahaan 
ingin 
sukses 
dalam
persainga.'"l
yang
kacau, dimana
pesaing seriug tidak
kelihatan
dm 
perubahan
seringkali
mengejuL!aln.
Bisnis
apapunpacta bentuk perusahaan 4C
dimggap
  
I:
22
sebagai
bisn:is jasa.
Karena
itu,
perusahaan 
menganggap
dirinya
sebagai  service
provider
yangmelayan:i
partnemya.
(Wibowo,
1996,
p270-272)
Psda 
gambar  dibawah 
in:i 
pergesenJil-pergeseran 
pada 
sembilan 
elemen
pemasaran 
yang
benada
di
komponen-komponen
strategi,
taktik
dan
nilai
di
lingkaran
tengac':l terliim.t
!ebib
jelas.
Market!li!g Plw;
21l00
Concepturu Framework
I
I:
I
I
I:
Konsep 
dasar 
manajemen 
st_rategi  mengacu 
pada 
pmses 
manajerial 
dari 
visi
strategis, 
menetapkan  sasaran, 
merancang 
sebuah 
strategi, 
men ,rin:.plementasikan dan
menjalankan 
strategi
tersebu:t, dan
Ialli
berjangka 
melakukan  penyesuaifu> korektif
dari
I.
visi,
juan. strntegi,
da.n
pelaksanaan
dimar..a diped!lkan.
I   •
I
I
I
  
I'
23
Proses
perencanrum dan pe1aksanrum strategis
ten!1ri
dru:i 5
tugas manajerial yang
sa!ing berhubungan, anta.ra
!
Membentuk
visi strategis mengenai arah orga."lisasi.
Untuk menyediakan
pengarahan janglr..a
panja.ng, menekankan
pada akan menjadi
1
'
apakah sebuah perusahaan dan memberikan
alasru1kegiatan usaha perusahaan.
2. 
Menentukan
tujuaa
Mengubah
visi strategis menjadi hasil pertorma spesitik dari perusahaan
untuk
dicapai.
3.  Menyu.suJ'l strategi
untuk mencapai hasil
y!L"lg
diingin.\{M.
4.  
Mengimplementasikan
dan 
rnelaksanakan
strategi  
yang
tela.'l  dipilih 
se'-'arn
efisien dan efuktif
5.  Iviengevaluasi
perferma dn,n
merrmlai   penyesuaia11 
perbaikan dalmn visi" arah
kegiaum
jangka
panjang,
tujuan, strategi, atau
pe!aksanann
di
dm:ria nyata.
(Thompson
&
Striekian, 2001, partl,
p6)
framework
2001, p102)
i
I
I
'
I
'
,
\<
I
  
24
Komponen
Strategi
menurut
marketing
plus
2000
terdiri
dari
:
Segmentation
Variabel 
uatuk 
membagi 
pl!Sai
bergeser  dari
geografi,  demografi, 
perilaku 
dan
akhimya
individu.
Dalam 
posisi
4C,
pasar
dianggap
sebagai
kurnpulan
individu
y
ng
berbeda
saru
sarna
lain.
Sedangkan 
pada
poslsi
2C,
pasar
dianggap
sebagai
kumpulan    omng-orang  
yang  
cukJp   
dibagi  
berdasarkan   
geogra£    dengan
anggapan 
bahwa 
kebutuhan 
dan 
kernaua;:J mereka 
sama. 
Ada  tiga 
earn 
lali1
rnembagi  
pa.sar. 
?emhagia..'l.
pasar   berdasark1m 
variable  
demografi,  
w"ltuk
memilah     
mi!ah
pasar
atas
fuktor
w.'u>
to b zy.
Scdangka..'l vaJibel 
psikologi,
membagi
pasar
atas
fakmt
why
they
buy.
Va..-iabel
pe-dlaku
membagi 
pasar
atas
fuktor
lww  th.ey
bll4y 
cla.'1
mengacu
;yada
kegiatan 
perilaku 
yang
terjadi 
secara
konkret.
"
Targeting
Perusahaan 
2C 
menyatakan 
semua 
orang 
(everyone),
tanpa 
kecuali, 
sebagai
sasa:ran
pasar.
Seeangkan 
perusahaa\1
2.5C,
memilih
orang
yang
coook
(:mitJJtble
ol",es)
ya:1g
diperkirakan  
bisa 
membe!i 
produk 
yang 
dibuat  
Pen=sahan 
3C,
merni1!h
orang
y
L'lg
hanya 
dalam 
segmen 
pasar
yang
dianggap 
paling 
efektif
sebagai 
sasara..'l
pasar
.PerusaJaaan
3.5C, 
m<
milih
orang 
yang
beljum1ah
tidak
banyak
(a
few
good ones),
sua!u
cemk
pasar
(fmgment)
tertentu,
terutama
yang
bdum 
diiayai'li
perusahaan 
see&'ll
baik 
Tapi
mungkin
saja,
perusahaan  tersebut
melaylil"ll beberapa              
sekaligus  
dengan   cam   bcrbeda.  
Perusahaan  
4C,
menganggap
setiap
pelar.ggan,
sebagai
oral'pe'lting 
(SO!!ffdWFU!)
bagi
perusat'laan
kan::na itu
perlu: mendapat
pe!ayar:an individuaL
  
25
"
Positioning
Perusaba:an 
2C,
terposisi
dengan sendirinya  sebagai
satu-satu.nya perusahaan
da!.am
industri tersebut Sedangkan
pemsahaan 4C, bisa punya posisi berlainan
u.ntuk
setiap
j:Jelangglllmya.
Antara kedua
si:tuasi
ekstrem
tersebut,
pernsahaan
dapat memposisikan
dirinya berturut-tmut . sebagai !ebih baik dari perusahaan
lain, perusahaan yang berbeda dari yang
berbeda pada tiap
ceruk
yang berbeda.
(Kartajaya,
2001,
pi
03)
dan perc Sa.baan
yang pnnya posisi
2.4.5 Strategl Pemaslu·an
yang
Diterapkar; oleh Perusahaan
Setiap 
perusahaan akan menerapkan strntegi pemasaran
yang  cocok 
untuk
digunakan sesuai dengan peruba.'J.an jaman
dan harus
direncanakan secara
matang u'!l1uk
mencapai  tujuan 
perubahan.  Strategi  meru!)'akan suatu Jangkah  avva!
yang 
hams
dilak:ukan oleh perusab_aan
umuk
mencapai tujnannya
pengertian
dasar
strategi
pemasarnn ada!ah
suatu
kesatuan
rencana
perusahaan yang
komprebensif dan terpadu
sebagai
atara."'
pembua1an
keputusan yang
akan
m.enghubungkan
kektmum ke!emaha.n
iingkungan
pemsahaan
dengan
penentuan
eara-cam bertndak
dan alokasi snmber-su.'llber
yang akan diperlu.lrnn dalrun
pencapaian
tujmm. (Stantm::, 1994, p62)
Strategi pemasamn yang aJran ditetapkan
harus ditinjau dan mkembanglam
sesuai
dengan 
peikembangan pasP.r      
lLnglrungan  pasar  tersebut sehingga
dapat  terlihat
bahwa
beberap?.perusahaan
mungkin
mempunyai
tujuan yang saro.a
tetapi
strn.tegi
yang
dipakai           
mencapai tujuan perusahaan. berbeda.
  
!
26
2.5 PenjtJa!an
Berikut          
looldibahas
mengenai  pengertian  perrjllll1aP fuctor  yang
berpengaruh
pada
penjualan,
hal-hal
yang
dilakukan
untuk menL."lgkatkan
volume
penjualan da."l promosi yang dilaku.l;:an
untuk menari.k pe!anggan.
2.5.1Penge!"fum Penj:mlan
Penjual "l mempakan salah satu komponen
dari
beberapa lmmponen pernasaran,
pengertian penjuaian
itu sendiri adaiah
ko:nuni.lcasi
personal mengcnal informasi
untuk
meyakinka..r1
pandal'
an
konsrnnen
n'ltuk
membe!i
sesuatu.
Dalam
hal
ini
bisa
beropa.
baraug, jasa,        
atau      
iain
dima.na
dapat menmaskan kebutnhan individu tersebut.
(FutreH, 1993, p.'i)
Penjuaian
(sellin
g)
adalah bagian
dati
pemasaran
(marketmg).
Dalam melakukan
penjualan ma.ka kita hams menentukan
segrnentation,
targetmg, 
dan
positioning 
secfu-a
tepat, s.eteiah
tentnkan
dWerentiation
dan
marketing mix secara
IJ'<l.S.  
(K.a,
aya.,
2001,p345)
2.5.2
yang
Berpeugaruh pe,da Pe![Jljuai n
Salah
satu
falctor yang
ffi{mJjpelr!JS<iruhi  
seseor  ng 
untuk
membe!i
adalah
faktor
psikologis, adapun fakt.or-fuktor
tersebu"t adalah :
-
Motivasi unt!Lk
membeli
Manusia termotivasi ole!I kebu'tuhan
ilim keingirum. Kebutuhan dan keinginan tumbUc'l.
dal.i
dalarn
diri
manusia
itu
sendiri.
Hal     
dipengaruhi oleh alasan secara rasional atau
dipengamhi
oleh alasao.
prestise.
-
Kebutuhan secara ekononli
  
27
Kebutl.lhan secara
ekonomi
adalab
kepuasan
kebutuhan
pembeli
terhadap
suatu
produ.\
yang
diukur
dengan
nilai
uang.
-
Kesadaran
alam kebutoJ.<"m:n
Keputusan  
masyarabt 
unrk  
membeli 
dapat 
secarn   kompleks  
dipenga-ruhi  oleh
kesadaran mereka al\:ary tingkatan kebutuhan.
(Futrell, 1993, p97)
\
2.5.3
Hal-!rnl yaag
di:lalm:iium untuk
Me"i"gkllltkan Voiilime
Pe!ljualan
Untuk
meningka::kan volume
penjualan,
se!ain
menerapkan
perild!l.OO.,"l,
penjualan
perorangan
dan
publisitas,
perusahaan
dapat juga menerapka!l
promosi
penjualan.
Jadi,
promosi 
pcnjualan 
adalah 
suatu
kegiatan 
promosi 
selain
periklanan, penjualan
peromngaJI
dan  
pub!isitas  
yang  
tujuart.nya  adalah  
untuk   merangsang 
timbulnya
pe:mbelian oleh
konsumen.
Promosi 
penJualan  ada!ah 
aktivitas 
untuk 
merangsang 
permintaan
yang
dirnncang  
sebagai  
tan1bahan 
bagi  
periklruum dan 
membantu  
penjualan  
pnbadi.
Kebanyakan
dilakukan 
pada
tempat
penjualan.
Promosi
penjualan
merupakan 
kegiatan
yang  
berhuhungan  
dengan   perJualan  
d<L<     terkadang  
tidak  
dapat 
dipisah.ican
dari
penjilala.n    
sendi.ri. (Stanton,
1994,
p456)
Bentuk-bentuk
dari
promosi
penjualan
adalah
sebagai
berikut
:
pemberian
eontoh
barang,   pcmberian   kupon,  
hadia:. ,   
kupon  
berhadiah,   potongan   !>,ruga   
dan
peragaa.'lipan
eran.
Dalam 
perusahaan, 
bagian
penjualan 
dapat 
menga<fukan
kerjasama
dengan
kelompok!badan 
lain 
seperti
kcmsamen, 
dealer,
distributor
atan 
bagian
lain
  
28
dala:;n
depac'i:emen   ;;emasaran. 
Sedangkan 
tinglr.zt
pengecer, 
kegiatan 
promosi
perrjualan
temtam_a ditujukan pada konsumen.
'
'
Walaupu:n kiat
promosi penjualan
yang berbeda-beda, 
mumiliki tiga
karakteristik
dengan
sistem
yang
diterapkan
di
lapangan
seca.-a nya:ta,
y
tu :
Ko:nuilikasi
Dengan  
menruik  
perhatian  
dan  
biasa.'lya 
mernberi  
{nforrnasi 
yang  
dapat
m.enunnm konsurnen
kepada
produk yang
dijual.
2. 
lnsentif
Dengan 
menggabungkan 
kelollg5&..'1!n, 
bujukan a:tau kontribusi
yang  memberi
nilai bagi konsumen.
3.  
Undangan
Mencakup
yang 
cukup  
nyata 
terlibat  
dalam 
transaksi  
itu
sekarang.
Pemasaran
modem 
membL'tuhkan lebih
daripeda
mengembangkan 
produk
yang
baik,
memberi
harga
yang menarildan
mernbuatnya
te:-jangkau oleh
pelanggan
sasaTI!Il.
Perusahaa'1
juga 
hams 
berkomuillkasi
dengan 
pelanggan  yang  ada 
sekarang  dan
pelanggan  patens!al. 
Tiap   pen.!Sal'Jqa'i 
tidak  
dapat  
menghindari 
perana.'l 
sebagai
communicator 
da
promotor.
Promosi terdiri
lima
kiat
utama,
yaitu :
'Pengiklanan
Semv.a benffik
presentasi 
nonpersonal 
dan
promosi 
ide,
bamng  atau 
jasa 
yaug
d:ibayar oleh suatu
sponsor
tertenm.
  
29
Pemasamn Langsung
Penggunaan
sumt,  
telepon 
d&""i 
a!at 
peng:hubung 
nonpersorml 
lainnya  
untuk
berkomunikasi
dengan 
mendapatkan
respon
dari
pelang!,>an dan
calon 
pelanggan
te<tentu.
Pm""""i
Penjualan
lnsentif 
jangka pendek untuk mendorcng
keingiruJl1 menooba  
atau
pembeiiacn
p:-oduk
atau
jasa.
Hubungan
Masyar.akat
atau
Publisitas
Ber!:lagai
program yang
dirancang
untuk
mempromosikan
dru:::
atau
melindungi
citra
perusahaan atau produk individtznya.
Penjuaian
Persona) 
'I
Interaksi  langsuu.g antar.a sa :u atau
lebih
calon
r:Jembeli dengan  tujuan  melalru!rnn
Pada  
unnmmya
pe1iklarum 
dan   penjualan 
personal
merupakan 
alai:
promos1
utama 
barang dan
jasa, dan
da!am
praktek
kedua 
kegiatan
tersebut dapat
didlikung
dilengkapi dengan 
promosi 
perJualan, sedac"tgkan
publisitas dapat
membantu
dalam
pemberian kesa.'l positifbagi  peruaahaan rnaupun
hn:i produk
2.6 E-Omurmeree
Fada
sub
bab
akan direhas
pengertian e-commerce,
keuntungan
e-commerce
danjenis
e-commerce.
E-Cormr.erce secara
IL'TIUm
dapat 
dia.rtikan
sebagai 
perdagangan
(pei'jua!an
dan
pembelian) barang dan
jasa
dengan 
mema1ml media
elektrcnik. £-commerce sebenamya
  
30
telah
ada
sebe1um
maraknya
internet
yang
dikenal  dengan 
istilah 
EDI
fE'lectromc Data
Imerclu:mged),
tempi
e-commerce
barn
mengalami
kcmajuan
y&'lg sangat berarti
sete!ah
mempergunaan
inte.met
seba15ei
media 
penghubu11g,
(l\Jlonymous,
2002)
Seca.ra 
sederhana, 
apa  
yang  
oF.ng  
maksudkan 
dengan  
e-commerce  
adalah
<'melakuifan
pembelian dan penjualan di Internet".
Walaupun
pendapat
secara 
garis
besar
tempi  hal
tersebut 
hanyalah persepsi
yang 
terbatas.
Online  store
ha.'1yalah
bagian   terkecil
dari  e-commerce 
iri.
Perusa.1aan 
dapat 
pula 
memberikan
infonnasi
penjualan,
technical
da:'iZ, daJ!customer
support
:W!aka dapat 
kita 
kamka:J
"E-Comrnerce
adalah 
seluruh
kegialan
online 
yang
menfasiliresi
pertukaran
barfung
dan 
service
anta.ra  pemsahaan 
bisnis 
dan
seseorang,
perusahaan bisnis
dfL"!
perusahaan !llsnis,
untuk
keunt;mganfinancwf'.
Keontunga11 
e-commerce    dati 
segi  
konslh"l1en
anta.-a 
lain
home   shopping
(pembeli dapat
berbela11ja
tanpa hams
meninggalkan
ruma.IJ.),
ea1y
to
use
(pembeli hanya
perlu 
sedikit  
pengetac'l.tifu"'  mengenai
kompeter  dan 
internet   untuk  
berbelanja
secam
online),
wide
selection
ofproduct (pembeli
merniliki
pilihan  produk 
ya,,g
tidak  terbalas,
hanya 
dengSJ 
beberapa
mouse click
pembeli 
dapat 
berpindah
dari  satn 
toko 
ke  toko
lainnya), product
on
demand
(pembeli
dapat
!nenentukan sendhi
tampilan produk 
yang
diinginkan
se,'ringga
har,ya
produk
yang sesuni dengan
keinginan
pembeli
saja
yang
akan
wilimited
shopping hours (pembeli
dibamsi 
waktu
dalam
berbe!anja
bisa I<..apa..'1 saja
selama 
24 jam).
(A.nonymous,
2002)
Dari  segi  r,erusahaan
e-commerce
memilik-1   baTl}1lk
keuntungan  anlara   lain
additional 
revenue 
generation 
(dengan   e-commerce
perusahaan
dapat 
menjangkau  I
  
I
31
memblilka
pasar ba;-u sehlngga dapat
menjadi tambahan pendapatan bagi
peru.sahaan),
lower
cost
(dalam memhili pasa:-
dengan e-commerce,
investasi
yang
dibutuhkan
better
prodllCt cycle
and
supplier
managemep.J (e-conunerce
memungkinkan. perusahaan
distribusi sehingga dapat mengurangi persediaan barang dan
babm 
baku), 
global 
reach  (e-commerce   memungkinkan perusahaan kecil untuk
memasa.rkan produk ke seluruh
tanpa
bat= geografis), 
unlinuted operating time
(perusaha.an dapat rnenjual prcduk selama 24 jac-n sehari tanpa batasan perbedaan w<'lktu)
dan   better  services
(e-commerce 
juga 
dapat 
dipergrmakan  untiL!;:  
meningklltkan
pelayanan 
kepada 
pelanggan               
menampw"lg
keluban  
petanggan, 
menyediakan
!nfonnasi         
lengkap      
           
-
lain).
(Anonymous,
2002)
};
2.6.3 
£-Commerce 
I
E-Commerce 
&pat  dfuagi menjarii dua jenis, yaitu
Business 
to Business (B:ZB)
da."""   Business to Consumer (B2q.
Kedua
jenis e-commerce
memiliki karakteristik
yang berbeda.
Business to
Business
£-Commerce me'Tii!iki
karakteristik
(Rahardjo,
2002);
Tradzng
partners 
yang
sudah 
diketahui
dan 
umunn1.ya
memiiliki 
hubungan
(relationship)  
yang  cukup 
iama.  Informasi 
hanya  dipertukarkan  dengan
pa;1:ner tersebut
Dikarenakan sudah mengena.l !awan kmmmikasi, maka jenis
  
  
32
.
infonnasi
yang
d:ikirimkan
dapat
d:isusun  sesrnu dengan
kebutuhan
dan
kepercayaan
(trost;.
Pertukanm  
data 
(data 
exchange)  
berian s-sung
bemlang-ulang
dan 
secara
berkala, 
misalnya 
setiap 
bari, 
dengan 
forrn.at
data 
yang 
sudah 
disepakati
beraama.
Deng!m
kata  lain,
servis 
yang
digunaka.n
suda.'l
tertenm.
H.a!
ini
:nemuda.'l.lzan
pertukara.n
data 
untuk
dua
entity  yang
mengguuakan 
standar
Salah s.atu.
pelaku
dapa:
melakukan 
L'lisiatif
untuk mengirL'llka.'l
data,
tidak
menung5'1.! partnernya.
Model  
yang 
ummn   digm;alQill
adala.'l 
peer-to-peer,
dimana   processing
intelligence
dapat
didistribusikan
di
kedua
pelaku
bisnis.
Business  to  Consumer  £-Commerce 
memiliki   karakteristik  
sebagai  
beril'Ut
(Rahardjo,
2002):
Terbuka
untuk urnum, dLrnana
informasi
disebarkan ke urnum.
Layanan 
yang
d!berikan 
bersifat 
umum
(generic)
dengan
mekanisme 
yang
dapat 
digunakan 
oleh 
khalayak 
ramai.  Sebagai  contob,
karena 
system 
web
;!
!
sudah 
urnum
digunakan
.maka servis  dibelikan.
dengan  menggunakan  basis
V\reb.
Servis 
diberikan 
berdasarkan 
pennohonan  
(on 
demand). 
Konsumer
melakukan  
inisiatif 
dan prosedur
harus 
siap 
memberikan
respons 
sesua1
dengan permohonan.
  
33
Perrdekatan
cllent'server  sering
dig:.maka11
dimana
asurnsi
client
(consumer)
menggunakan
sistem y::mg minimal
(berbasis
web)
dan
processing
(business
procedure)
diletalc!.rnn
di
sisi
server,
2.7
Suatu
sistem
penjua!an
yang
berbasis
web
harus mendapat
dukungan
interaksi
manu:sia
dan
komputer  yang
baik.
User
hams 
merasa
dipennudah
denga'l 
penggur.aan
komputer  dalam
mengakses 
website, 
Jika  perancangan 
inte
face-nya  tidak
bail<,
maka
user 
menjadi 
enggan  untuk 
menel.useri
dan 
meugakses 
website 
tersebut 
dan
mengakil:lafkan tujuan          
pe;
jualan 
secarn  on-line
mer\)adi
tidak 
tercapai. 
Sistem
penjua!an
diatas
website      
haci'IISlah
user
friendly,
sehingga
bagi
user
yang tidak
terlalu
memaharni
website       
tidak
mendapat
banyak
halangan
didalam
menggunakannya
Ber'Jurt 
ini  
a:dalah
beberapa  
pedoman 
yang  
harm; 
diperhat1kan
sebelum
:tnerancang  ampilan
layar di internet:
A
Gambar
atau
Inuzge
Gambar
mernberikan
sesuatu
yang
hidup
pada
web
serta
mampu
mengeksploitasi
media
elektmnik. 
M.eskipun 
banyak 
halaman 
yang 
menggunakan 
hypertext, 
gambar
dapat 
memperjelas 
infmmasi 
dan            menari..k
perhati.an
user.
Fom1at
gambar  yang
!.lffiillll
digunakan
dalam
web adalah:
I.   GIF
(Graphical
interchange Fonnat)
Format
biasanya 
bernk:.lllran
.
GIF
dan
dapat  menyimpan  sampai 
256
warna
serta
baik untuk
gambar
yang
memililri
area
besar
dengan W&."!lll rungga!.
(Aris,
2000,
pl5):
Mem':mtuhkan
transfer
gcambar
dalam
ulrunm kecil
  
34
GIF
mampu
menyimpan
jp.formasi
transoara.!'.si,
irrterlace
dan
Disarankan
U."ltuk digunakanjika:
Warna pada
gambar
terbatas
*
Kebanyakan
wama
beru\)a blok
solid dengan
batas
yang
jelas
2. 
(Joint
Photographic
Experts
Group)
Biasanya 
file 
gambar 
bera-ldliran 
JPG
atau 
JPEG.
JPEG 
dapat 
mema'ci
wa..rw: yarr.g
terbaik
untuk
totog:aplri serta
gambar
iukisan .
JPEG (foJis, 2000,
pl6):
'
Niampu
menyimpan
gam
bar 24
bit
dengan 
keeii
JPEG
tidak
rnampu menyimpar; informasi
tran.spamnsi
ma.upu
menyimpan
hingga 16,1
juta
warna 
bit)
Caha.ya
Ke:lllJ'l.lllpuan 
ma.nusm
mengamati  
V\llL<na 
sangat 
tergantung   pada 
keberndaan
cahaya.
Tanpa
cahaya., seornng tidak 
meUihat
adanya
benda
bervvama.
Kemampuan
wama
(Aris,
2002,
p16):
Menyejukkan
atau
menyakiti
mata
Menan1bahkan
pada
tan1pilao
yang
tidak
mellfu-ik
Menekankan
organisasi
!ogis
informasi
Mi::na.r'k perhatian
atau
peringatan
Meri..rnbulkan 
reaksi 
emosionl
ya.'lg
kuat 
berupa 
sukacita, 
kegembiman,
ketakutan 
kemarahan.
  
Pedoman :oenggu_naa'l
wama (Aris, 2002,
Gunakan \\FJ.rna secan1 konservatif
Ke nali kel<'Jatan wama sebagai. tekruk.pengkodearr
o
Pasti_l(an bahwa wama meudukung tugas
Tampi!karr kode warna dibP.wah kendali pe nakai
o
RaJ1carrg untuk monokrom dulu
Gtl112.kan
\Vartia
membautu pemformatan
Perhatikru'l ekspresi
UI!lum
tectmg
kode
v.'!lma
masa!ah pemasangall W!l111a
Gunakac"l.
warna pada tampi1a.n
grafls
u_ntuk
kempatan inf::mi'.asi
yang lebih
tinggi
Waspada atas kehiiangan resolusi pada warna
Kombinasi warna
Belabng
Garis
Teks
Tipis
Garis
dan
Hitam, Merah
Putih,
Kuning
Bitam, Biru,Memh
Kuning, Putih, Hijau
Merah
Kunin.g, Putih,
Hitarn
Hitam, K uning, Putih,
Cyan
1-iijan
Hitam,
Biru,
Memh
Kuning, Cyan
Hitam,
Merah,
Biru
Kuning, .1v'n1genta,
Hitam,
Putih,
Cyan
  
36
Cyan
Hitam,
Mera1,
Merah, Biro,
Hitam,
Magenta
!Vmgen!2.
Hitam, Putih, Biru
Kuning
Nierah, BiHitam
Biru,
Hitarn,
KuP..ing
Merah, Biru,
Hitam
Ta:bei 2. I
Kombinasi
Wama
(Aris,
2800, pl8)
C
Pedoman TaliLelak Web
J
angan
menye!ipkan
link
penti:lg
dengan
ka!tmat
biasa,
kalau
bisa tempatkan
list bullet
(1. 
Hypertext harus seperti
dan hams efisien
Hindari
kalimat
pasif; kali;namktif
abm
membnat
hypertext
lebih
baik
Link hypertext 
menjelas!o:m tujuar: selengkap
mungkin
Pikitentang   penekamm, 
<idak                 benar-benar  
detail,   anggaplah
pengunjung banyak
sekectrr berselancar,
bukan
membaca
sehingga
harus bisa
m<:mitler1k2m pesan pemasaran sebanyak
mungkin.
(1\l:is,
2000,
p46)
Latar Belakang
Setiap                                               
background   
Background   
dibuat  
untuk
memperind 'l
halarmm
web
atau
bahkan
membuat
halarnan
web
menjadi
tiak
menarik.
Ba.ckgrour.d yang bajk, bila te1<:s,
gambar, 
vis12al. 
data  yang 
lain
dapat 
dibaca. 
(Aris,
20CO,
  
37
Komponen-Kornponen  Window
(1\Jis, 2000,
p50)
Judui
(titles)
Adalah 
untuk 
meagideniifikasilmn  
window.
Beberaptl. 
window
bahkan 
tidak
mempunyai 
juduL 
Title 
bardapat 
berubah 
\Varna
untllk 
menunjukkan 
window
yang aktif
Bingkai
(border  or frames)
Adala.l-t untuk
m.enandai batas-batas
window.
e
Scroll Bars
Adalah
untuk 1:1enggahmg (memi.ndahkan tampilan
isi
window).