![]() n.k
K
>te.·bs.wan
mruws l:'ll:sio
Meng&eu
pada
perldl:r.,at
Weston
.:1&'1 Briglmm {1999) !!rllllisis ras1o
n:.emiliki
keterbarasan-keterbatasru1 yBit->.1:
l..
Banyalmya dlvisi pada lndustri
yang sangat berlainan su.lair untuk menemukan rata
rata industri
yqbisa digunakan sehagi ba.l-Jan
pembanding yqtepat.
2.
sen:Jlla
perusillt.aan
ingm
berprestasi
diaras
rata-rata
(meslcipun peda
kenyatruu"'l!lya
separuh
akan
dibaWllh
dan
separuh
akan
diatas
rata-ratajik:aingin
berpresrasi
pafulg
ball.;: b&us
dibandlngkan
dengan
perusahaan
ya..rJg
rasionya
sqat
ho.Jk.
3.
Suatu pe
mempunyai sejumlah
rasio
yang kelihatan
"baik"
sedangkan
ya..11g
lainnya
''buruk"
sehlngga
sulit
mer.gatakan apakah
secara
keselm:urum pe
baik atau buruk
Infiasi menyebabkan
distorsi
besar
pada
uamca
nilai
yang
tercatat
pada
neraca
kerapkali sangat berbeda dari nilai yang sebel'.amya,
karena itu analisi
rlll!io dari
trumn ke tahun lmrus dilnterpretaslkan secara cernat dan dengan pertimbangan.
5.
Faktor-fuktor
musll!lan juga menyebabkatl ket:impangan
pada
w.alisls rasic,
rrrlsal.\'lyta, rasio perputaran bagi pabrll{ pengolah makanan
akan
sangat
berbeda
Mgka
persediaan
yang digunakan
adal&'l angka persediaan persis sebelmn
penga1anga.'1 selesai atau
persedirum persis setelah
pengalengan
selesat
6.
Pei:uSlli:taan
dapat
menggurtelmik
''vk.dow
d':'eSlling
"
(
teknik
ut'.tuk
membuat l!ipOran
ke-:.mngan
leb'Ji
baik
daripada sesungguh!Jya
lebili balk
bagi
analls
kredlt.
7.
Sebenarnya sukar untuk menempkan secru:a pasti apakah sumu rnsio "baik" atau
"l:run.L\", misalnya
rasio
lancar
yang tir>.ggi
nrungkin menunjukan
posisi
34
|