|
26
B
=
R.L
=
ROP
unit
B
=
R.L
=
ROP
unit
12
'
untuk
!ead
time
buianan
52
,
untuk
lead time
mingguan
Jika
jumlah
pemesanart
kemba!i
(B)
lebih
kecil
dari
jum!ah
pemesanan
(Qo)
atau
B
<
Qo,
rr..aka tidak akan
pemah
terjadi
kekurangan
persediaan.
Tetapi
jika
jlh-niah
pemesa."Jan kembali
(B)
lebih
besar
dari Qo maka
a..lcm
terjadi
kekurangan
persediaan
dalam
setiap
pe1nesana:r:_.
2.2.5.. Periodic Order
Quantity (POQ)
Periodic
Order
Qufmtity (POQ)
menentukan
jumlah
periode
permintaan_
POQ
menggunakan
logika
yang
sarna
dengan
EOQ,
tetapi
POQ
mengubah
jumlah
pemesanan
menjadi
jumlah
periode
pemesana:1. Hasiinya
ada!ah
interval pemesanan
tetap
atliu
jumlah
interval
pemesanan
tetap
denga..'1
bilanga.."l
bulat
(integer).
Untuk
menentukan
jum!ah
pemesanan sistem
POQ
cukup
dengan
memproyeksikan
jum!ah
kebutuhan setiap
period.e. Interval
pemesanan
ekonomis
(E01)
dapat
dihitung
dengan
formula
sehagai
beri:,;ut (1, hall96) :
EOI
=
EOQ
=
(2.c
=
W*
R
VR.P.h
Dimana:
EOI
=
W* =interval pernesanan
ekonomis
dalam
satu
periode
C
=
biaya setiap
ka!i pesan
h
P
=
%
tase
biaya simpan
setiap
periode
=
harga atau
biaya
pembelian
per
unit
|