|
29
1.5.8
Sistem
Informasi
Penjadwalan
Asesoris
dan
Pemilihan
Supplier
yang
Berjalan
Gambar
1.5
menunjukkan
proses
bisnis
sistem informasi
penjadwalan
asesoris
dan pemilihan
supplier
yang
berjalan
saat
ini
pada PT.
Mulia
Knitting
Factory,
pemesanan
asesoris
dimulai
ketika
bagian packing
garmen
lokal
melakukan aktifitas rutin produksi dan
melakukan pengambilan asesoris untuk
kebutuhan produksi tersebut setiap
hari ke
gudang asesoris
menggunakan
memo
pengambilan asesoris. Ketika pengambilan
asesoris
meningkat
akibat
meningkatnya
kapasitas
produksi,
staff
gudang
asesoris
menyadari
kurangnya
atau habisnya stock asesoris pada gudang berdasarkan data stock asesoris yang
dihitung tiap bulan. Berdasarkan data tersebut staff gudang asesoris menerbitkan
memo kebutuhan asesoris ke staff pembelian garmen.
Pada
saat staff
bagian
pembelian
garmen
menerima
memo
kebutuhan
asesoris,
staff
pembelian menanyakan jumlah yang dipesan kepada kepala
produksi.
Kepala
produksi
kemudian
memeriksa
kembali
jadwal
produksinya
dan kemudian memberitahukan jumlah pemesanan asesoris. Setelah menerima
jumlah pemesanan asesoris, staff pembelian
garmen kemudian
menerbitkan form
permohonan pembelian berisi asesoris yang akan dipesan dan jumlah
pemesanannya ke bagian purchasing perusahaan.
Staff purchasing
yang
menerima
permohonan
pembelian
asesoris
dari
bagian
pembelian
garmen,
memeriksa
list supplier yang
biasa
dilakukan
pemesanan
asesoris
yang
bersangkutan.
Berdasarkan
list
supplier
itu, staff
purchasing
memilih
salah
satu supplier, biasanya supplier
tersebut adalah
supplier
yang
rutin
dilakukan
pemesanan.
Setelah
supplier
tersebut
dihubungi
|