Home Start Back Next End
  
32
1.5.9
Masalah
Pada
sistem yang
berjalan
saat
ini
staff
garmen
melakukan
permintaan
asesoris ke gudang asesoris berdasarkan memo permintaan asesoris untuk
memenuhi kebutuhan produksi garmen. Ketika asesoris pada gudang asesoris
habis  atau  kurang,  staff gudang  asesoris 
memberitahukan  hal 
ini  ke  kepala
gudang   asesoris.   Kepala   gudang   asesoris   kemudian   menerbitkan   memo
kebutuhan asesoris ke staff pembelian
garmen. Staff pembelian garmen kemudian
menanyakan jumlah pesanan asesoris kepada kepala produksi. Kepala produksi
memeriksa jadwal
produksi, kemudian memberitahukan kebutuhan asesoris ke
staff  pembelian  asesoris.
Staff  pembelian
garmen 
kemudian 
membuat
permohonan pembelian asesoris berdasarkan jumlah yang diberitahukan oleh
kepala
produksi
ditujukan
ke
bagian purchasing.
Staff
purchasing kemudian
memilih supplier
yang akan dilakukan order, setelah ditentukan staff purchasing
kemudian menerbitkan purchasing order ke supplier yang ditentukan.
1.5.10  Usulan Pemecahan Masalah
Diperlukan
adanya
metode
perhitungan
penjadwalan
asesoris yang
memudahkan
bagian
produksi
untuk
mengetahui kapan dan berapa jumlah
pemesanan
yang
mesti dilakukan. Penjadwalan asesoris ini berkaitan erat dengan
penjadwalan produksi yang direncanakan. Dengan adanya penjadwalan produksi
yang akurat maka akan didapatkan penjadwalan asesoris
yang tepat pula. Hal
ini
disebabkan oleh kebutuhan asesoris dipengaruhi oleh jumlah produksi produk
yang bersangkutan. Semakin banyak produksi produk semakin banyak asesoris
yang 
dibutuhkan. 
Metode 
yang 
digunakan 
dalam 
perhitungan 
penjadwalan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter