|
8
yang
telah
dilakukan
tersebut,
ternyata memberikan hasil yang tidak
mengecewakan serta memberikan gambaran masa depan yang lebih cerah bagi
pengembangan PT. Mulia Knitting Factory.
Kerja keras dan keuletan pendiri serta pewaris generasi tampak pada
dinamika pengembangan
usaha PT. Mulia Knitting Factory. Pada
mulanya
hanya
mempekerjakan 183 orang karyawan tetapi
kini sudah tercatat lebih dari 1200
orang karyawan, sehingga tampak, walau PT. Mulia Knitting Factory padat
modal namun juga padat karya yang secara otomatis menjadi aset nasional.
1.5.2
Perkembangann Perusahaan
Pada
mulanya didirikan, perusahaan
hanya
memfokuskan diri dalam usaha
pemintalan kapas menjadi benang (spinning) dan merajut benang menjadi kain
(knitting).
Tetapi
pada
saat
bisnis perusahaan diserahkan
kepada
Bapak
Max
Mulyadi Supangkat, beliau melakukan terobosan dengan mengembangkan
bisnisnya di luar knitting, yaitu dengan membagi perusahaan menjadi tiga divisi
dimana terdiri dari perajutan
(knitting), pencelupan (dyeing), dan garment.
Kemudian perusahaan semakin berkembang dengan melakukan ekspansi bisnis
dengan
membangun
proses
manufaktur
tekstil
terpadu.
Dalam
masa
ekspansif
ini, bisnis Mulia Knitting Factory berkembang dengan pesat, dan dapat dikatakan
PT
Mulia
Knitting
Factory
merupakan
salah satu produsen pakaian dalam pria
terbesar di tanah air dengan menguasai pasar sekitar 35 %.
Kemudian
pada
saat
badai
krisis menerjang
yaitu
tahun
1997
1998,
PT
Mulia
Knitting
Factory
mengalami
kesulitan
membangun
pasar
dalam negeri
(lokal)
sebagai
akibat
dari
merosotnya
nilai
rupiah.
Sehingga
pada
saat
itu
PT
|