Home Start Back Next End
  
11
Salah  satu  paradigma  rekayasa  piranti 
lunak  yang  sering  dipakai  adalah
Classic Life Cicle atau sering
juga disebut “Waterfall Model
(Lihat
Gambar
2.2). Ada enam tahapan dalam The Classic Life Cicle, yaitu :
Rekayasa Sistem (Software Engineering)
Piranti
lunak
merupakan
bagian
dari
sistem
yang
besar,
oleh
karena
itu
penting
untuk
menetapkan
kebutuhan
seluruh
sistem terlebih
dahulu. Setelah itu ditentukan bagian dari kebutuhan ini yang akan
dimasukkan  dalam  piranti 
lunak.  Dalam  hal 
ini 
yang  terpenting
adalah
antar
muka
(interface)
antara
piranti
lunak
dengan
perangkat
keras, pemakai dan basis data (database).
Analisis Kebutuhan Piranti Lunak (Software Requirement Analysis)
Analisis
yang
dilakukan
pada
tahap ini adalah untuk mengetahui
kebutuhan  piranti  lunak,  sumber  informasi  piranti  lunak,  fungsi-
fungsi
yang
dibutuhkan,
kemampuan piranti lunak, dan antar muka
piranti lunak tersebut.
Perancangan (Design)
Perancangan piranti lunak dititik beratkan pada empat atribut program
yaitu struktur data, arsitektur piranti lunak, perincian prosedur, dan
karakter tatap muka. Proses perancangan penerjemahan kebutuhan
kedalam representasi
piranti
lunak
yang
dapat
di
nilai
kualitasnya
sebelum pengkodean.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter