|
1
1.1
Perkembangan teknologi informasi saat ini mendorong perusahaan-perusahaan
untuk mengikutsertakan dan menerapkan pemakaian teknologi informasi dalam
menjalankan proses bisnisnya. Komputer telah menjadi salah satu alat penunjang bagi
perusahaan untuk menjalankan proses bisnisnya untuk meningkatkan efektifitas dan
efisiensi dalam proses bisnisnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Chin-Fu, Ho
(2010 : 79) bahwa IT is most likely to be used in enhancing manufacturing processes
and controlling manufacturing operations. The application of IT in manufacturing
organizations either adds to efficiency and precision of manufacturing equipment or
facilitates in collecting manufacturing environment information.
Perkembangan
bisnis yang makin hari makin cepat menuntut perusahaan untuk dapat bersaing dengan
perusahaan lain, baik itu perusahaan dari dalam maupun dari luar negeri. Ditambah
lagi dengan adanya era globalisasi, banyak perusahaan asing yang akan menanamkan
modal dan berbisnis di Indonesia.
Oleh karena itu perusahaan perlu melakukan perbaikan, perubahan, dan
inovasi secara terus menerus. Perusahaan harus dapat melihat peluang-peluang yang
dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menciptakan suatu nilai tambah (added
value) bagi perusahaan tersebut, sehingga perusahaan memiliki keunggulan kompetitif
yang memampukannya untuk tetap dapat bertahan dan bersaing bahkan unggul
daripada perusahaan-perusahaan lainnya.
Hal ini juga diungkapkan oleh Perez-
Arostegui, María N, Benitez-Amado, Jose & Tamayo-Torres, Javier (2010 : 7) yang
menyatakan bahwa The existence of a flexible IT infrastructure, IT managerial
knowledge and the integration of IT strategy with firm strategy will have a positive
impact on firm's competitive position, which is evaluated through quality
performance.
Perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi sepeda motor di
Indonesia
pada saat ini
juga mengalami persaingan yang ketat. Hal ini disebabkan
karena kebutuhan akan suatu moda transportasi yang tinggi
oleh masyarakat yang
memiliki tingkat mobilitas yang tinggi. Kondisi arus lalu lintas yang padat membuat
sebagian besar masyarakat mulai beralih dengan menggunakan kendaraan bermotor
roda dua. Produsen kendaraan bermotor roda dua melihat hal ini sebagai peluang
|
|
2
bisnis yang baik untuk meningkatkan jumlah produksinya dan menghasilkan
keuntungan bagi perusahaannya.
Dalam setiap proses produksi, perusahaan harus memiliki perencanaan dan
pengendalian yang tepat oleh pihak manajemen agar menghasilkan suatu produk
sepeda motor yang berdaya nilai jual. Adapun proses pengambilan keputusan terhadap
proses produksi tersebut harus mengandung informasi yang berkualitas, yaitu relevan,
akurat, tepat waktu, dan
memiliki pengaruh yang kuat terhadap
produk yang dijual
perusahaan sehingga keputusan bisnis yang tepat dapat dirancang yang kemudian
disesuaikan dengan sistem informasi yang diterapkan pada masing-masing
perusahaan. Malá, Jana; Cerná, L'ubica; Rusková, Dagmar (2013 : 532) juga
menyatakan bahwa Five basic criteria that are needed to be addressed in order to
present information that can be identified as reliable include authority, accuracy,
currency, coverage, and objectivity.
Keputusan untuk membuat perencanaan produksi menjadi sangat penting
karena akan menjadi dasar dalam memulai produksi seperti seberapa banyak jumlah
bahan baku yang akan dibutuhkan, komponen biaya yang akan timbul, perkiraan
waktu pelaksanaan kegiatan produksi, dan lain sebagainya. Dari segi biaya, adapun
pengendalian biaya produksi seperti biaya tenaga kerja, biaya bahan baku dan biaya
overhead, serta perhitungan harga pokok produksi yang tepat sangat dibutuhkan
karena akan mempengaruhi harga jual produk dan merupakan salah satu strategi
perusahaan agar dapat bersaing di pangsa pasar sepeda motor. Untuk mengatasi
masalah tersebut, setiap perusahaan manufaktur perlu menyusun suatu sistem dan
prosedur yang dapat menciptakan
pengendalian internal secara memadai dalam
mengatur pelaksanaan proses produksi tersebut.
Kebutuhan serupa juga diakui oleh pihak manajemen PT. Asia Putra Perkasa
sebagai perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang perakitan kendaraan
bermotor, khususnya kendaraan roda dua. Perusahaan pada saat ini belum memiliki
infrastruktur sistem yang terstruktur dan terintegrasi satu dengan yang lainnya,
terutama pada proses produksinya. Perusahaan masih menggunakan aplikasi sederhana
dalam pencatatan dan pelaporan yaitu menggunakan Microsoft Office Excel.
Adapun beberapa permasalahan yang terjadi terkait dengan proses
produksi
diantaranya adalah adanya pendokumentasian
yang belum cukup untuk
mendukung
kegiatan produksi, dimana belum
terdapat dokumentasi
untuk penukaran part yang
rusak selama proses perakitan. Hal tersebut berpotensi menimbulkan kecurangan
|
|
3
dalam pengelolaan persediaan part. Selain itu, belum
adanya surat perintah kerja
untuk proses produksi, sehingga berpotensi menimbulkan pelaksanaan perencanaan
produksi yang tidak teratur
dan terjadinya penumpukan Finished
Good dan
Semi
Finished Good di gudang penyimpanan masing-masing barang tersebut.
Pada
sistem perhitungan harga pokok produksi, perusahaan membebankan
biaya overhead
secara rata selama satu bulan dibagi dengan jumlah unit motor yang
diproduksi, meskipun produk
yang diproduksi berbeda-beda. Hal ini berpotensi
menimbulkan
pembebanan biaya overhead
yang tidak proporsional
berdasarkan
konsumsi pemakaian biaya
overhead setiap produk secara aktual, sehingga produk
yang memakai biaya overhead
yang lebih sedikit ikut terbebani oleh produk yang
pemakaian biaya overheadnya lebih banyak. Perusahaan juga belum dapat menghitung
hasil produksi motor setiap harinya dan pembuatan laporan biaya produksi yang dibuat
secara otomatis.
Berdasarkan masalah-masalah yang terdapat pada PT. Asia Putra Perkasa,
maka penulis tertarik untuk menganalisis dan merancang sistem informasi akuntansi
proses produksi
berdasarkan Job Order Costing.
Diharapkan
dengan adanya skripsi
ini,
dapat memberikan solusi dan rekomendasi atas masalah-masalah tersebut. Maka
penulis tertarik untuk mengambil judul: ANALISIS
DAN PERANCANGAN
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PROSES PRODUKSI PADA PT. ASIA
PUTRA PERKASA.
1.2
Ruang Lingkup Penelitian
Agar penulisan skripsi ini lebih terarah, maka skripsi ini akan dibatasi dengan
ruang lingkup sebagai berikut:
1.
Sistem informasi akuntansi proses produksi dimulai dari permintaan produksi,
permintaan bahan baku, dan perhitungan harga pokok produksi dengan metode Job
Order Costing.
2.
Membahas permintaan pembelian, order pembelian, dan penerimaan part
masuk
sebagai linkage ke dalam sistem informasi akuntansi proses produksi.
3.
Membahas penggantian bahan baku (part) yang rusak ke bagian gudang.
4.
Membahas penyerahan finished good ke bagian pengiriman atau shipping
5.
Perhitungan harga pokok produksi adalah semua biaya langsung (direct cost)
untuk bahan baku dan tenaga kerja dan biaya tidak langsung (indirect cost) untuk
overhead, bahan baku, dan tenaga kerja.
|
|
4
6.
Tidak membahas pajak
atas pembelian part, retur pembelian part,
dan siklus
persediaan.
7.
Membahas pencatatan jurnal atas pembelian, pemakaian biaya part
langsung,
pemakaian biaya overhead, dan pengakuan finished good.
8.
Membahas laporan terkait permintaan pembelian, order pembelian, penerimaan
part masuk, order produksi, pengeluaran part, hasil produksi, biaya produksi, dan
jurnal.
1.3
1.3.1
Tujuan Penelitian
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk:
1.
Menganalisis dan mengevaluasi proses produksi yang sedang berjalan
di
PT. Asia Putra Perkasa sehingga dapat mengetahui masalah-masalah dan
kelemahan-kelemahan yang ada dari proses yang saat ini sedang berjalan.
2.
Merancang sistem informasi akuntansi proses produksi dengan
perhitungan harga pokok produksi yang sesuai dengan kebutuhan
perusahaan berdasarkan metode Job Order Costing.
3.
Mengidentifikasi
segala kebutuhan informasi berupa laporan
serta
pembuatan
dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan keperluan pihak
manajemen.
1.3.2
Manfaat Penelitian
Manfaat dari penulisan skripsi ini adalah:
1.
Mengidentifikasi kebutuhan perusahaan dalam merencanakan kebutuhan
produksi dan membantu bagian persediaan dan produksi dalam menangani
masalah terkait proses produksi.
2.
Menghasilkan
sistem informasi akuntansi
proses produksi sebagai
pemecahan masalah timbul dalam proses produksi yang sedang berjalan di
perusahaan, serta menyediakan perhitungan harga pokok produksi per
produk dengan metode Job Order Costing.
3.
Membantu pihak manajemen dalam menghasilkan laporan secara cepat
yang berisi informasi secara aktual dan berguna dalam pengambilan
keputusan mengenai perencanaan dan proses produksi.
|
|
5
1.4
Metodologi Penelitian
Dalam penyusunan skripsi ini, akan dilakukan studi kasus untuk mengetahui
permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dan akan diberikan penawaran atas
solusi dari permasalahan tersebut.
Adapun metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1.4.1
Metode Pengumpulan Data
1.
Studi lapangan
Dilakukan dengan melakukan survey
kepada pihak yang terlibat
langsung di perusahaan dan pabrik untuk mengetahui sistem dan prosedur
yang sedang berjalan, struktur organisasi perusahaan, proses produksi yang
sedang berjalan. Studi lapangan ini dapat dilakukan dengan cara:
Interview (wawancara)
Dilakukan dengan melakukan tanya jawab langsung kepada karyawan
perusahaan yang terlibat dan bertanggung jawab dalam proses produksi
seperti manager
HRD, bagian
produksi, manager
akuntansi, bagian
Purchasing,
bagian PPIC, kepala pabrik, bagian Assembly, bagian
Final Inspection, bagian Warehouse untuk mengetahui prosedur proses
produksi dan masalah atau kelemahan dari sistem yang sedang berjalan.
Observation (pengamatan)
Dilakukan dengan mengamati, memperhatikan secara langsung ke
lapangan (pabrik) mengenai sistem, prosedur dan aktivitas produksi
perakitan sepeda motor yang sedang berlangsung.
Documentation (dokumentasi)
Dilakukan dengan melakukan penelusuran
bukti-bukti atau dokumen-
dokumen yang dimiliki dan digunakan perusahaan terkait dengan
aktivitas produksi di perusahaan.
Analytical Procedures (Prosedur Analitis)
Penulis melakukan penelitian mengenai prosedur yang dijalankan
perusahaan, terutama yang berhubungan
dengan kegiatan produksi di
perusahaan.
Dalam melakukan peneitian, penulis mengamati
proses
bisnis yang sedang berjalan, menganalisa kekurangan dan kelemahan
dari proses yang sedang berjalan, dan memberikan rekomendasi usulan
prosedur dan solusi dari permasalahan yang ada.
|
|
6
2.
Studi Kepustakaan
Kegiatan yang dilakukan adalah mencari, mencatat, merangkum,
mengumpulkan, dan mempelajari teori-teori dan informasi yang relevan
dari berbagai buku, artikel-artikel di internet, jurnal, majalah, serta sumber-
sumber lain
baik media cetak maupun elektronik
yang dapat dijadikan
dasar dalam menganalisis masalah-masalah dan dalam melakukan
perancangan sistem dan prosedur yang direkomendasikan.
Metode Analisis dan Perancangan
Dalam melakukan analisis,
metode yang digunakan adalah Object
Oriented Analysis and Design
(OOAD) berdasarkan pendekatan Satzinger
(tahun
2005). Sedangkan metode perancangan mengacu pada modeling and
requirement discipline, dengan pembuatan:
1.
activity diagram
2.
event table
3.
domain class diagram
4.
use case diagram
5.
use case description
6.
system sequence diagram.
Serta design discipline dengan pembuatan:
1.
first-cut design class diagram
2.
three layer system sequence diagram
3.
updated design class diagram
4.
package diagram
5.
user interface.
6.
persistent object
7.
deployment environment & software architecture
Dalam perancangan sistem akan digunakan software-software seperti
Microsoft Visual Studio (Vb.Net) 2010 dengan menggunakan database
Microsoft SQL Server 2008.
1.5
Sistematika Penelitian
Di dalam penulisan skripsi ini terdiri dari lima yang setiap babnya terdiri dari
beberapa subbab. Sistematika penulisannya antara lain sebagai berikut:
|
|
7
BAB I
PENDAHULUAN
Dalam bab ini berisi latar belakang penelitian, ruang lingkup, tujuan dan
manfaat penelitian, serta metodologi penelitian yang digunakan dalam
peyusunan skripsi.
BAB II
LANDASAN TEORI
Dalam bab ini akan dibahas mengenai teori-teori yang berkaitan dengan
sistem informasi akuntansi proses produksi, analisa dan perancangan sistem
informasi, dan teori-teori lain yang
digunakan sebagai dasar untuk
mendukung penyusunan skripsi ini.
BAB III ANALISIS SISTEM BERJALAN
Pada bab ini akan diuraikan mengenai sejarah singkat perusahaan, visi dan
misi, struktur organisasi, pembagian tugas dan wewenang karyawan,
prosedur dari sistem yang berjalan saat ini, analisis masalah atau kelemahan
yang dihadapi perusahaan saat ini, dan usulan atas pemecahan masalah
tersebut.
BAB IV PERANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN
Pada bab ini akan dibahas mengenai rancangan model, fungsi, dan rancangan
layar
sistem
yang diusulkan
untuk proses produksi, penyajian data hasil
perancangan, pengolahan dan pembahasan data yang terkumpul untuk
memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi perusahaan.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
Pada bab ini berisi kesimpulan secara keseluruhan dari rumusan masalah,
pembahasan, dan analisis yang telah dilakukan pada bab-bab sebelumnya,
serta saran untuk perbaikan yang diharapkan dapat membantu perusahaan
menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dengan menerapkan sistem
baru.
|