|
1
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Sekarang ini perkembangan bisnis aneka makanan ringan dan minuman
seperti juice, ice cream, yogurt di Indonesia pada umumnya dan khususnya di jakarta
sangat berkembang dengan pesat. Hal ini bisa dilihat dengan semakin banyak outlet-
outlet makanan
dan
minuman dengan berbagai merek dan jenis variasi yang
bermunculan di jakarta, terutama di mall-mall pada umumnya. Berkembangnya bisnis
seperti
ini
di
jakarta
bisa
dimengerti
karena
selain bisnis
seperti
ini bisa
dibilang
cukup menjanjikan di jakarta, gaya hidup masayarakat jakarta yang metropollitan pun
ikut
menjadi
faktor
dalam berkembangnya bisnis
seperti
ini. Dengan
akan
semakin
banyaknya mall-mall yang akan dibangun di Jakarta pun, kemungkinan akan semakin
banyak outlet-outlet makanan ringan dan minuman yang akan dibuka.
Pada saat ini salah satu bisnis makanan ringan dan minuman yang sedang
berkembang adalah yogurt. Yogurt adalah minuman yang berasal dari fermentasi susu
yang bermanfaat bagi kesehatan dan lebih mudah dicerna daripada susu. Selain itu,
yogurt
juga
mengandung kalsium
yang
tidak
hanya bermanfaat untuk
pertumbuhan
dan menguatkan tulang tetapi juga baik bagi metabolisme, melancarkan peredaran
darah, menormalkan peredaran darah, mencegah osteoporosis dan mencegah penyakit
jantung.
Untuk
itu
manusia perlu
untuk mengkonsumsi
makanan
yang sehat. Hasil
|
|
2
studi menunjukkan bahwa 60%-80% orang dewasa mengkonsumsi kurang dari 2/3
kalsium dari 1.200 mg
yang dibutuhkan setiap
hari. Untuk wanita dewasa dan
usia
lanjut, 220 gr yogurt non-fat yang rendah kalori menyediakan setengah dari kalsium
yang kta butuhkan setiap hari. Porsi tersebut sama dengan 160 kalori saja. Ada
banyak kelebihan dari yogurt bagi kesehatan manusia, seperti membantu
menyehatkan
usus
besar,
meningkatkan
kekebalan,
sebagai
sumber
kalsium dan
sumber
protein. Belakangan
ini
di
jakarta
muncul
yogurt dalam bentuk baru
yaitu
frozen yogurt.
Frozen yogurt adalah
yogurt
yang disajikan dalam bentuk seperti ice cream.
Karena
selama
ini
masyarakat
hanya
mengkonsumsi yogurt
dalam bentuk
cair
dan
sekarang muncul frozen yogurt dengna keunikan tersendiri sehingga membuat
penyantapnya merasakan hal yang berbeda dari yogurt biasa. Sekarang ini masyarakat
di Jakarta sedang booming dalam mengkonsumsi frozen yogurt ini. Dengan melihat
animo dan antusias masyarakat terhadap frozen yogurt ini maka mulai banyak pemain
di dalam bisnis frozen yogurt
ini sehingga di dalam bisnis ini mulai ada persaingan.
Selain menyehatkan, penyantap juga bisa mendapatkan sensasi yang berbeda dalam
menyantap
frozen
yogurt ini,
yaitu
dengan
menanbahkan
topping
seperti
mochi,
strawbery, longan, oreo, choco chip, mango dll.
Pada saat sekarang ini Sour Sally sebagai pioneer dalam bisnis frozen yogurt
di Indonesia tentu saja ingin memberikan yang terbaik bagi para pelanggannya.
Karena jika melihat dari antusiasme masyarakat terhadap frozen yogurt ini dan masih
sedikitnya pemain dalam bisnis
frozen
yogurt
ini
maka
mulai
bermunculan
para
pemain-pemain baru di dalam bisnis
ini seperti : Heavenly Blush,
Tutti Fruti,
JCO
|
|
3
Yogurt dan Red Mango. Dengan semakin ketatnya persaingan yang ada dalam bisnis
ini maka Sour Sally harus dapat tetap menjaga kepuasan dan kepercayaan pelanggan
yang telah didapat. Dengan begitu pelanggan-pelanggan Sour Sally tidak pindah
kepada para pesaingnya.
Sebagai
leader
dalam bisnis
frozen
yogurt
ini,
tentu
saja
Sour
Sally
tidak
boleh
mengesampingkan kepuasan
dari
para
pelanggannya.
Karena
di
dalam suatu
bisnis,
jika kepuasan
dari para
pelanggan tidak diperhatikan
maka bisnis
tersebut
tidak akan bertahan lama. Untuk itu perlu bagi Sour Sally untuk dapat mengukur
seberapa besar tingkat kepuasan pelanggannya.
Agar Sour Sally dapat tetap
mempertahankan para pelanggannya dan bahkan menambah pelanggannya maka
Sour Sally perlu untuk dapat mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi
kepuasan pelanggannya. Karena dengan mengetahui faktor-faktor apa saja yang
mempengaruhi kepuasan pelanggannya maka Sour Sally dapat mengetahui kebutuhan
dari pelanggannya dan meningkatkan kepuasan dari para pelanggannya.
1.2 Rumusan Permasalahan
Adapun rumusan permasalahan yang dapat dijabarkan di dalam penelitian ini
adalah sebagai berikut :
1. Apakah para pelanggan Sour Sally sudah cukup puas dengan apa yang
diberikan oleh Sour Sally?
|
|
4
2. Faktor-faktor
apa
sajakah
yang berpengaruh secara
signifikan
terhadap
kepuasan pelanggan Sour Sally?
3. Faktor-faktor apa sajakah
yang
harus
diprioritaskan
oleh
Sour
Sally
untuk
memuaskan para pelanggannya?
1.3
Tujuan dan Manfaat
Tujuan penelitian yang hendak dicapai dari penyususunan tesis ini adalah
sebagai berikut:
1. Mengetahui bagaimanakah tingkat kepuasan pelanggan Sour Sally.
2. Mengetahui faktor-faktor apa
sajakah
yang secara signifikan
mempengaruhi
kepuasan pelanggan Sour Sally.
3. Mengetahui apakah
yang
perlu
diperhatikan
untuk
meningkatkan
kepuasan
pelanggan Sour Sally.
4. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang perlu dipertahankan oleh Sour
Sally sehingga pelanggan dapat tetap setia pada Sour Sally.
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Dapat
memberikan
manfaat bagi Sour Sally agar dapat mengetahui seberapa
tingkat kepuasan pelanggannya.
2. Memberikan
informasi kepada Sour Sally bahwa
faktor-faktor apa saja yang
perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggannya.
|
|
5
3.
Bagi
penulis,
sebagai
pemenuhan
tugas akhir
dari
perkuliahan
Magister
Managemen yang berbentuk individual research
dan juga sebagai
pengetahuan mengenai faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kepuasan
pelanggan di dalam bisnis frozen yogurt.
1.4
Ruang Lingkup
Pembahasan dalam penelitian ini mencakup konsep dasar untuk
mengetahuifaktor kepuasan pelanggan Sou Sally.Agar pembahasan dalam tesis ini
bisa tetap fokus maka ruang lingkup yang akan dibahas adalah sebagai berikut:
1. Penelitian
hanya
mencakup
analisa
untuk
mengetahui
faktor-faktor
apakah
yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan Sour Sally.
2. Penelitian mencakup hipotesis tingkat kepuasan pelanggan Sour Sally.
3. Penelitian dibatasi pada konsumen yang berlokasi di jakarta.
|