|
2
1.1.2
Tradisi Pernikahan
Hampir setiap bagian dari sebuah proses pernikahan mulai
dari
pertunangan
kedua
mempelai
sampai ke acara bulan madu dapat
dikaitkan
dengan
sejarah,
akar
budaya,
kepercayaan
turun-temurun
dan kepercayaan agama. Nilai-nilai ini yang membentuk arti
pernikahan dari waktu ke waktu.
Di Inggris, hampir setiap aspek dari sebuah pernikahan
mewakili sebuah arti tertentu. Misalnya, seperti bunga buket adalah
lambang dari kesuburan dan cinta yang tak pernah berakhir. Pada masa
lalu
sebelum bunga
digunakan,
pengantin
wanita
akan
membawa
seiring bawang putih yang berfungsi untuk mengusir roh jahat.
Gaun pengantin yang pada jaman dahulu berwarna biru
menunjukkan
arti
kesucian.
Pada era Yunani kuno mulai digunakan
gaun
berwarna
putih
sebagai
lambang
kebahagiaan,
pasangan
muda
dan
kemurnian.
Veil atau slayer putih yang dikenakan pengantin
mengartikan keperawanannya.
Di Cina mempunyai adat yang berbeda, sang pengantin
diharuskan untuk memakai sesuatu yang berwarna merah pada saat
menjalani pernikahan, karena warna merah mengartikan
keberuntungan dan kemakmuran. Adat tradisional Cina
menitikberatkan
pada
ritual
minum teh
sebagai
tanda
hormat
dan
doa
restu dari orang tua pasangan mempelai.
|