|
8
Sebagai contoh di negeri Cina,
mempelai pria
memberikan
gulungan kain sutra yang nantinya akan dijahit untuk menjadi baju
pengantin.
Makanan
juga
harus
dipersiapkan
di
dalam dapur
sendiri
mengingat tidak adanya resepsi di gedung-gedung besar.
Dengan adanya perkembangan peradaban banyak peralihan
antara
konsep do
it
yourself
bergeser dengan membeli produk yang
sudah
tersedia.
Pada
tahun
1900an,
mulai
bermunculan
usaha
jasa
yang bergerak untuk melayani kebutuhan pernikahan. Dimulai dari
penjahitan
baju
pengantin
yang
sederhana,
sampai
sekarang
berevolusi menjadi usaha perancang busana dan bridal house.
Dari perangkai bunga, dekorasi pelaminan sampai pengurusan
acara, para pebisnis jasa berusaha untuk merealisasikan impian calon
mempelai yang menginginkan pernikahan yang sempurna. Para calon
mempelai yang cukup sibuk dengan rutinitasnya, bisa mendapatkan
kemudahan untuk pernikahannya dengan menggunakan jasa Bridal.
Dan tentunya hal ini merupakan pilihan yang tepat untuk membantu
dalam mempersiapkan prosesi pernikahan yang diinginkan.
Dengan keberadaan jasa Bridal, para pasangan pengantin dapat
mempermudah persiapan mereka. Karena banyak jasa Bridal yang
telah
menyediakan
konsep one stop shopping
untuk keperluan para
calon pengantin baru.
Dengan konsep
ini, para calon pasangan dapat
memilih semua perangkat pernikahan mulai dari gaun pengantin, tata
rias, jas pria, wedding cake, kartu undangan, dan
lain sebagainya.
|