|
Barbershop mulai hadir dengan menawarkan kebersihan dan kenyamanan
dibandingkan dengan tukang cukur biasa yang berada dekat rumah.
Kalangan pria yang menyukai tingkat kenyamanan yang tinggi dan lebih
menyukai merawat dirinya diketahui dengan sebutan kalangan Pria
Metroseksual.
2.3 Pengertian Pria Metroseksual
Definisi metroseksual pertama kalinya dikemukakan oleh Mark Simpson
(1994) sebagai orang yang memiliki uang untuk dibelanjakan dan tinggal di
kota metropolis atau sekitarnya, mungkin seorang gay, heteroseksual
ataupun biseksual, tetapi hal ini sebenarnya tidak penting karena pria
metroseksual menjadikan dirinya sendiri sebagai preferensi seksualnya. Pria
metroseksual adalah pria yang umumnya hidup di kota besar, punya banyak
uang, dengan gaya hidup urban yang royal dan hedonis. Pria metroseksual
gemar berbelanja di mal atau butik, dan suka berkumpul di kafe. Hal itu
dilakukan bukan untuk sekedar berbelanja, tetapi lebih untuk kepuasan
pribadi terhadap berbelanja. Mereka juga menghabiskan waktu berjam-jam
di salon untuk merawat dirinya, mereka adalah pria yang tidak takut
mengungkapkan emosinya, yang selalu merasa nyaman berada di tengah-
tengah wanita dan senantiasa menghargai wanita, mereka juga betah
bersosialisasi layaknya wanita. Dapat dikatakan juga metroseksual adalah
woman-oriented man atau pria yang kewanita-wanitaan. (Kartajaya, 2004).
Maka melihat dari penjelasan Kartajaya diatas kami dapat mengategorikan
22
|