|
28
Meskipun
terdapat
beberapa
definisi
tentang
Rekayasa Piranti
Lunak;
semuanya
dititikberatkan
pada rekayasa
dalam
pengembangan
Piranti
Lunak.
Untuk pengembangan
piranti
lunak, terdapat tiga kunci
elemen :
I.
Metoda.
Menyediakan cara
"bagaimana"
Rekayasa
Piranti
Lunak dengan
cara
teknis
dapat membangun
Piranti
Lunak. Pada
metode
tersebut
dititik
beratkan
pada pekerjaan
yang meliputi
:
perencanaan
proyek dan
estimasi,
analisa
sistem dan
pengusulan Piranti Lunak, desain dari
struktur data,
arsitektur
program,
pengkodean,
pengetesan
dan
pemeliharaan.
2.
Ala!Bantu (Tool).
Alat
bantu
dapat
menyediakan
pendukung
otomatisasi
atau
Rekayasa
Piranti
Lunak otomatisasi
untuk metoda. Ketika tool
sudah
terintegrasi,
maka akan membentuk
informasi, yaitu yang
akan digunakan
pada
proses
selanjutnya.
Suatu sistem
untuk
menunjang
pengembangan
Piranti
Lunak
Rekayasa
Piranti
Lunak
disebut
CASE
(Computer Aided
So.fiware
Engineering).
Prinsip
dari
CASE
adalah
untuk
mempermudah
penggambaran diagram
yang
digunakan untuk
memperjelas
rencana
pengembangan
rekayasa
perangkat lunak.
3.
Prosedur.
Prosedur pada
Rekayasa
Piranti
Lunak
adalah
sebagai
penggabungan
yang
dapat
mencakup metoda
dan
tool
dan
juga
mengetengahkan
rasionalitas dan
pengembangan
yang memadai
di
dalam
|