|
46
jaringan
nirkabel
(GSM,
D-AMPS
IS-136, cdmaOne
IS-95
dan PDC), agar
para
operato :
yang ada, uapat
memberikan
fitur dan fungsi-fungsi
1ayanan dengan rentang
yang
lebih
luas pada konsumennya.
Untuk mencapai
ini
semua,
pengembangan
standar-standar
masih terus dan sedang
dilaksanakan.
Teknologi
baru yang dikenal
sebagai EDGE
(Envolved
Data
rates
over
GSM
Evolution)
dipergunakan
pada GSM
dan
D-AMPS
IS-
136, untuk
mempercepat
rating
kecepatan
transmisi
data
pada 384
kbps.
Menurut
standar
layanan
3G,
rating
kecepatang
tranmisi
ini telah
memenuhi
keperluan
layanan
3G
yang
diusulkan oleh ETSI
dan
yang
juga
menjadi
standar telekomunikasi
dunia.
Dunia
telekomunikasi
sekarang ini
dibangun
berdasarkan
teknis
dan
definisi
yang
dikembangkan
dan ditetapkan,
yang menjadi
pedoman bagaimana
agar tiap
bagian
peralatan tersambung
dengan baik antara
satu
dengan yang
lainnya.
Dengan kata
lain,
bagaimana iap
peralatan subsistem
dapat
bekerja
sama
timbal balik dengan baik, yang
di
dunia
telekomunikasi
dikenal sebagai interoperability.
Alasan
kenapa
semua
mesin
faksimili
dapat
mengirim dan
menerima
faksimili
dari
dan
ke
masing-masing
tujuan,
sebagai
contoh,
ada,ah karena
semuanya
mesin
tersebut
memastikan
menggunakan
acuan standar
teknis
yang
sama. Hal
ini
berlaku secara universal,
untuk memperoleh
komunikasi
global,
kapan,
di
mana,
dan
kemana
komunikasi
akan
dihubungkan dan
dilaksanakan.
Dalam dunia
komunikasi
nirkabel,
standar
teknis
baru diperlukan
agar
ketiga
3G
diberikan
melalui
jaringan
nirkabel.
Harapannya
adalah,
tidak
sebagaimana
standar
layanan
yang
umum
bersama
akan
segera
menjadi
pilihan
para
penyelenggara jasa
telekomuni'·.asi
nirk
.bel. Di
Jepang, di
awal
tahun
1997 NTT
DoCoMo
mengumumkan,
bahwa mereka sedang
menerapkan eksperimen
layanan
3G
dengan
sistem
W-CDMA. Di
|