|
23
paket
atau
sel.
Mekanisme pengiriman melalui
jaringan
adalah
label
swapping, di
mana
unit
data
(contoh
:
paket,
sel)
membawa
label
yang
panjangnya
tetap,
memberi
tahu
node switching melalui jalur paket bagaimana memproses dan mengirim data.
Perbedaan
penting antara
MPLS
dan
teknologi
WAN
tradisional
adalah
jalan
di
mana
label diberikan dan
kapabilitas
untuk
membawa
label stack dilekatkan pada paket.
Konsep
label
stack
memungkinkan
aplikasi
barn,
seperti
Traffic
Engineering,
Virtual
Private Network, rerouting cepat melalui kegagalan jalur dan node, dsb.
Pengiriman
paket
di
MPLS
berbeda
dengan
lingkungan
jaringan
connectionless
saat
ini,
di
mana
tiap
paket
dianalisis
di
basis
hop-by-hop,
header
layer
3
dicek,
dan
keputusan
pengiriman
yang
bebas dibuat
berdasarkan
informasi
yang
diubah
dari
algoritma routing layer network.
Seperti router
tradisional, protokol IP
routing
mengelompokkan tabel IP routing.
Pada node
MPLS, tabel IP routing digunakan
untuk
menentukan pertukaran label
binding, di
mana
node
MPLS
yang bersisian
menukar
label untuk subnet individual
yang
termasuk
dalam
tabel
IP
routing.
Pertukaran label
binding
untuk
tujuan
unicast
berdasarkan
IP
routing
ditampilkan
menggunakan
Tag
Distribution Protocol
(TDP)
milik
Cisco
atau
Label
Distribution Protocol (LDP)
yang
ditentukan
IETF.
Proses
MPLS IP
Routing
Control
menggunakan
pertukaran
label
dengan
node
MPLS
yang
bersisian untuk membangun Label Forwarding Table,
yaitu basis data
bagian
pengiriman
yang
digunakan
untuk
meneruskan
paket
yang
berlabel melalui
jaringan
MPLS.
|