Home Start Back Next End
  
37
juga
harus
diperhatikan,
bukan
saja dapat
mengakibatkan
delay
tapi
juga
bisa
mengakibatkan
distorsi
suara.
Terkadang
hal
ini
merupakan
konsekuensi
yang
tak
dapat
dihindarkan dari sebuah jaringan
yang kompleks, tapi
harus sebisa mungkin dihindari.
2.2.5.2 Delay
Kunci
penting
dari
kualitas
suara
yang
dirasakan
oleh
pengguna
adalah
end-to­
end
delay.
Sebagai
patokan,
ITU
G.l14 
menetapkan
bahwa
sebisa
mungkin
delay
dari
transmisi 
satu 
arab 
untuk 
referensi  koneksi 
intemasional 
dibatasi  sampai 
150 
ms.
Apabila  delay
Jebih  besar 
dari 
150 
ms 
maka 
kemungkinan 
suara 
yang  dirasakan
pengguna tidaklah
memuaskan bahkan cenderung putus-putus.
Dalampacket-based 
network,
ada
2
macam
delay
yaitufu:ed
delay
dan
variable
delay.
Fixed
delay
terdiri
dari
packetization
delay
dan
transmission
delay,
sedangkan
variable delay berdasarkan banyaknya hardware yang dilewati.
2.2.5.3 Packet
Loss
Ratio
(
PLR
)
Packet
loss
merupakan
salah
satu
faktor
yang
menentukan
bagus
atau
tidaknya
suara 
yang 
dirasakan 
oleh 
pengguna. 
paket 
yang 
hilang 
dapat 
mengakibatkan
hilangnya
suara
untuk
beberapa
detik. Untuk
itu,
ITU
mengeluarkan ITU-T
G.821
yang
menentukan
batas
error
maksimal
yaitu
1
paket
dari
1000
paket.
Kebutuhan ini
dikeluarkan
sebagian
besar karena
kebutuhan
data
voiceband
(faksimile
dan
modem).
Teknik-teknik
altematif 
untuk
meminimasi
packet
loss
antara
lain
:
demodulasi,
data
pass-through dan remodulasi untuk panggilan faksimile dan modem.
(Sumber Voice Over MPLS)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter