![]() 48
Sampling sistematis adalah teknik pengambilan
sampel berdasarkan
urutan
dari anggota
populasi
yang telah
diberi
nomor
urut.
b.
Sampling
Kuota
Sampling
kuota
adalah
teknik
untuk
menentukan
sampel
dari populasi
yang
mempunyai
ciri-ciri
tertentu
sampai
jumlah (kuota)
yang
diinginkan.
c.
Sampling
Aksidental
Sampling
aksidental
adalah
teknik penentuan
sampel
berdasarkan
kebetulan,
yaitu
siapa saja yang
secara kebetulan
bertemu dengan
peneliti dapat
digunakan
sebagai
sampel,
hila
dipandang
orang
yang
kebetulan
ditemui
itu
cocok sebagai
sumber
data.
d.
Sampling
Purposive
Sampling
purposive
adalah
teknik penentuan
sampel
dengan
pertimbangan
tertentu.
e.
Sampling
Jenuh
Sampling
jenuh
adalah
teknik
penentuan
sampel
bila
semua
anggota
populasi
digunakan
sebagai
sampel.
f.
Snowball
Sampling
Snowball
sampling adalah
teknik
penentuan
sampel
yang
mula-mula
jumlalmya
kecil,
kemudian
membesar.
2.3.5 Skala Pengukuran
Sugiyono
(1999)
mendefinisikan
skala
pengukuran
sebagai
kesepakatan
yang
digunakan
sebagai
acuan
untuk
menentukan
panjang
pendeknya
interval
yang ada
dalam
|