|
16
berubah.
Untuk
itu,
maka
antena
untuk
keperluan
komunikasi
jarak
jauh pada
HF atau MF dapat dibuat
vertikal atau
horizontal.
Pada band MF
dan HF,
biasanya digunakan
polarisasi
horizontal
sedangk:an
untuk
VHF
(pada
radio
2
meteran)
biasa
digunakan
polarisasi
vertikal.
Diketahui
bahwa
pancaran
VHF
tidak
menggunakan
pantulan ionosphere
sehingga
polarisasinya
sampai
ke
antena
pesawat
lawan
bicara
masih
tetap
vertikal. Sedangk:an
pesawat
2
meteran
banyak
dipasang
pada mobil
dan
antena
mobil
hanya
bisa vertikal
saja
Gain
antena
Pancaran
gelombang
radio
oleh antena
makin
jauh
makin
lemah,
melemahnya
pancaran
itu berbanding
terbalik
dengan
kuadrat
jaraknya,
jadi pada jarak dua kali Iipat kekuatannya
menjadi
1122 atau
seperempatnya
Angk:a
tersebut
masih
belum
memperhitungkan melemahnya
pancaran
karena
hambatan
lingk:ungan dalam peJjalanannya.
Kecuali sifat tersebut di atas, sifat
lain dari antena
adalah
bahwa
kekuatan
pancaran
ke
berbagai
arab cenderung
tidak
sama.
Pancaran
gelombang
radio
oleh antena
vertikal
mempunyai
kekuatan
yang
sama
ke
segala
arab
mata
angin,
pancaran
semacam
ini dinamakan
omnidirectional.
Pada
antena
dipole,
pancaran
ke
arab
tegak
lurus
|