|
24
menghasilkan
tingkat
produksi
relatif
konstan,
tetapi
mengakibatkan
ongkos persediaan yang tinggi.
2.
Menambah
tenaga
kerja
apabila
adanya
permintaan tinggi
atau
mengurangi tenaga kerja apabila pada saat permintaan rendah.
3. Melemburkan pekerja
dengan
cara
menambah waktu
kerja
pada
umumnya, tetapi penambahan waktu kerja tidak boleh melebihi 25%
waktu kerja reguler.
4. Melakukan
subkontrak
apabila
terjadi
permintaan
yang
tinggi
sementara
kapasitas
produksi
tidak
cukup
untuk
memenuhinya, sedangkan
pihak
perusahaan
tidak
menghendaki hilangnya
permintaan
atau
pelanggan
penting.
2.1.7 Material Requirement Planning (MRP)
Perencanaan kebutuhan
material
(MRP)
adalah
suatu
sistem
yang
menggabungkan kontrol
persediaan
dan
sebuah
teknik
pendawalan
dari
komponen-komponen suatu
produk
yang
ingin
dihasilkan
dengan
memperhatikan
jumlah
dari
masing-masing
komponen
tersebut
untuk
setiap
satu
unit
produknya,
persediaan
dari
masing-masing komponen
yang
ada
di
tangan
atau
gudang,
dan
rencana
penerimaan
dari
komponen-komponen
yang
telah
dipesan,
dan
melakukan
penyesuaian
jumlah
kebutuhan
tiap
komponen
|