|
41
3. Memberikan
umpan
balik
yang informatif
Untuk setiap aksi pengguna, seharusnya
ada sistem untuk
umpan
balik
Untuk
aksi
yang
kecil
dan
sering
dilalrukan,
respon
yang
didapat
bisa
sederhana,
sebaliknya
untuk
aksi
yang
besar
dan
jarang,
respon
seharusnya
juga
lebili
banyak
dan
mendukung.
Presentasi
visual
dari obyek
menyediakan
linglrungan
yang
nyarnan 1mtuk
rnenunjukkan perubahan
secara
eksplisit.
4.
Merancang
dialog
yang
memberikan
penutupan
(keadaan
akhir)
Urutan
aksi
seharusnya
diorganisasikan
ke
dalarn
grup
-
grup
dengan
bagian
awal,
tengah,
dan
akhir. Umpan
balik
yang
informatif
atas
penyelesaian
sebuah
rangkaian aksi
memberikan
operator kepuasan atas keberhasilan penyelesaian, sebuah rasa
!ega,
tanda
untuk
membuang segala
pik:iran akan
kernungkinan
-
kemungldnan dan
pilihan -
pilihan,
dan
sebuah
petunjuk
bahwa
cara
ya1·1g dipilh
itu
benar
untuk
mernpersiapkan
rangkaian
atau
grup aksi
berikutnya.
5.
Memberikan
pencegaban
kesalahan dan
penanganan
kesalahan
yang sederhana
Sebanyak
mungkin,
rancang
sistem
sehingga
pengguna
tidak
akan
membuat
kesalahan
yang
serius; contonya,
gunakan
seleksi
menu
untuk
fonnulir
isian
dan
tidal.: mengijinkan
penggunaan
karakter
alfabetis
pada field
numerik.
Jika
pengguna
membuat
kesalahan,
sistem
hams
mendeteksi
kesalahan
dan
menawarkan
|