|
16
Advanced Encryption Standard(AES) dan International Data Encryption
Algorithm(IDEA)
tergolong
sebagai
algoritma
simetri
dengan block
chipher.
Terdapat
empat
jenis
mode
yang paling sering digunakan dalam enkripsi dalam hal
memudahkan
dan mengamankan cara penyandian, yakni :
1. Mode
Electronic
Code
Book(ECB)
yang
mengenkripsi
setiap
blok
plaintext
menjadi satu blok ciphertext tanpa mempengaruhi blok pesan yang lain.
2. Mode Cipher
Block Chaining(CBC)
yang
mengenkripsi plaintext yang sama
menjadi
ciphertext
yang
berbeda,
karena
blok ciphertext
ini
akan
berhubungan
dengan
plaintextnya
dan
juga
dengan
blok
ciphertext yang
sebelumnya.
3. Mode
Cipher
Feed
Back(CFB)
dengan
mengenkripsi
aliran
ciphertext.
Ciphertext yang sebelumnya digunakan sebagai
masukan dari algoritma
enkripsi
untuk
menghasilkan
keluaran
yang
acak.
Keistimewaan
dari
mode
ini dapat menghasilkan ciphertext yang
panjangnya
sama
persis
dengan
plaintextnya.
Tetapi
ketergantungan
dari perambatan
kesalahannya
cukup
mengkhawatirkan,
karena
jika
ada
satu
blok ciphertext
yang
mengalalmi
keslahan, maka akan mempengaruhi blok-blok berikutnya.
4. Mode Output Feed Back(OFB) tidak mengalirkan kesalahan. Jika ada satu bit
yang mengalami kesalahan pada ciphertext, hanya akan mempengaruhi satu
bit plaintext dari ciphertext yang salah, pada saat proses pembalikan kembali
ke dalam plaintext (proses deskripsi). Biasanya digunakan
untuk sistem
analog yang didigitasikan, seperti : suara atau video.
Stream cipher adalah ciphertext yang didapatkan dari
hasil
XOR setiap bit plaintext
dengan
setiap
bit
kuncinya.
Yang
tergolong
algoritma
kriptografi
simetri
dengan
|