|
29
Routing protocol mempunyai fungsi:
1.
Sebagai proses untuk berbagai informasi routing
2.
Memungkinkan router berkomunikasi dengan router
lain
untuk
men-
update dan me-maintain routing table.
Contoh dari routing protocol yang mendukung IP routed protocol
meliputi
Routing
Information
Protocol
(RIP), Interior
Gateway
Routing
Protocol
(IGRP), Open Shortest Path First (OSPF),
Border Gateway
Protocol (BGP), dan Enhanced IGRP (EIGRP).
2.5.5
Pembagian Routing Protocol
Menurut Cisco Systems
(2005a), Routing
protocol
dapat
diklasifikasikan
sebagai
IGP
atau
EGP,
yang
menjelaskan
apakah
suatu
grup
router
berada
dibawah
satu
administrasi
Autonomous
System
(AS)
atau
tidak. IGP dapat dikategorikan
lagi
menjadi distance-vector atau link-
state protocol.
Distance-vector routing
menentukan jarak,
arah dan vector ke
setiap
link
pada
internetwork. Jarak dapat berupa hop
count ke
suatu link.
Router
dengan
algoritma
distance-vector
mengirim semua
atau
sebagian
routing table ke router yang bersebelahan dengan dirinya (router tetangga)
dalam suatu periode tertentu walaupun tidak ada perubahan pada network.
Contoh distance-vector protocol adalah :
1.
Routing
Information
Protocol
(RIP)
IGP
yang
paling
umum
pada
internet,
RIP
menggunakan
hop
count
sebagai
satu-satunya routing
metric.
|