Home Start Back Next End
  
24
II.2.3 
Tinjauan terhadap Topik dan Tema
Topik dari bangunan apartemen
yang dirancang
adalah arsitektur tropis dengan
penekanan terhadap tema pengendalian panas dalam bangunan.
Definisi Arsitektur tropis
Arsitektur
tropis
sering didefinisikan
dari
konteks
budaya,
sehingga
sering
sekali orang-orang beranggapan bahwa arsitektur tropis adalah arsitektur dengan
gaya dan bentuk bangunan
yang tradisional seperti rumah-rumah adat di Indonesia.
Padahal bisa saja estetika dan bentuk bangunannya
mencerminkan arsitektur klasik,
modern, minimalis dsb. Memang rumah-rumah adat di Indonesia cenderung
memiliki bentuk dan estetika yang merupakan hasil penemuan nenek moyang dalam
rangka
merespon kelemahan
iklim tropis,
namun bukan berarti bentuk dan estetika
rumah  adat  menjadi  ikon  dari  arsitektur  tropis.  Pemahaman  terhadap  arsitektur
tropis
hendaknya dilihat dari kualitas fisik ruang
yang dibentuknya. Oleh karena
itu
definisi
arsitektur
tropis
yang
sebenarnya
bukan
arsitektur
tradisional
melainkan
seni perancangan bangunan yang mampu
memecahkan persoalan yang ditimbulkan
oleh
iklim tropis
supaya
dapat
menciptakan
kenyamanan
fisik
yang
ideal
bagi
manusia yang tinggal di dalam bangunan tersebut.
Arsitektur tropis pada bangunan apartemen
Iklim
tropis di
Indonesia termasuk dalam kategori
iklim tropis
lembab dengan ciri-
cirinya sebagai berikut (Fisika Bangunan 1, 2004 :2):
-suhu udara relatif tinggi dengan amplitudo siang-malam kecil (24 – 32
0
C)
-kelembaban udara tinggi sekitar 60 % - 95 %
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter