|
15
mendapatkan
pemandangan
lingkungan
sekitar
tanpa
terhalang
bangunan
lain.
2. Apartemen berdasarkan sirkulasi horizontal
Sirkulasi horizontal pada apartemen adalah berupa koridor. Berdasarkan macam
bentuk koridor, apartemen dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu :
Single-loaded corridor apartment
Apartemen dengan tipe koridor ini dapat terbagi lagi menjadi dua yaitu :
o
Open corridor apartment
Koridor
pada
tipe
ini
bersifat
terbuka
dengan
pembatas
terhadap
ruang
luar berupa tembok atau railing
yang ketinggiannya
tidak
lebih dari 1
1,5 meter.
o
Closed corridor apartment
Koridor
bersifat
tertutup
oleh
dinding,
kadang
memiliki
bukaan
berupa
jendela ataupun jalusi atau bahkan tidak ada bukaan sama sekali.
Double-loaded corridor apartment
Tipe
koridor
pada
apartemen
ini
dikelilingi
oleh
unit-unit
hunian
sehingga
seringkali terletak ditengah-tengah bangunan (central corridor).
3. Apartemen berdasarkan sirkulasi vertikal
Berdasarkan
sirkulasi
vertikal,
apartemen
dapat
dibagi
menjadi
dua
kelompok
yaitu (Site Planning, 1984 : 280 281) :
Walk-up Apartment
Pada apartemen ini sirkulasi vertikal utamanya adalah menggunakan tangga.
Ketinggian bangunan apartemen ini maksimal hanya 4 lantai. Apartemen ini
|