Home Start Back Next End
  
24
Sebaliknya  ada  juga  sebagian  arsitek  yang  berusaha  memperbaiki 
gaya
rancangan
modernist
dengan
memberikan nilai
tradisi
manusiawi
kepada
rancangannya.
Kelompok
yang
terakhir in lalu lebih dikenal sebagai
kelompok postmodernist.
Paolo
Portoghesi,
The
Architecture
of
a
Postindustrial
society,
1982,
tidak
hanya menempatkan penekanan pada masalah informasi, tetapi didasarkan
ide
dari  
kelanjutan  
sejarah  
dan  
peran  
dari  
tipologi  
kota  
dalam
mempertahankan
kebenaran
ini.
Jadi Stern
dan
Portoghesi,
melalui
tulisan
mereka,
architecture
dan
eksibisi, telah membawa
gerakan gerakan sejarah
yang baik tetapi nilainya banyak berkurang karena publik yang tidak
mendukung. Melalui pekerjaan
mereka yang sering
memunculkan
integritas
yang kreatif, genre yang mengikutinya sering dikomersilkan.
Heinrich
Klotz,
di
sejarah
dari
arsitektur
Postmodern
memberikan
fokus
yang
sedikit
berbeda.
Beliau
menggunakan aspek komunikasi yang
digunakan
seluruh
penulis
dan
membelokkannya
ke
‘isi
naratif’.
Bentuk
tidak  hanya  mengikuti  fungsi,  dalam  definisi  di  arsitektur  Post  modern,
tetapi
fiksi.
Perhatian
untuk
pengertian arsitektur menjadi perhatian utama
untuk Klotz dan disini termasuk banyak arsitek lainnya seperti Rem
Koolhaas, John Hejduk, dan Richard Meier.
Arsitek   diintimidasi   oleh   bahasa 
moral   dari   arsitektur   modern   yang
mendewakan totalitas, ketunggalan  dan puritanisme.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter