|
13
Ditaksir
bahwa.
untuk
menangkap
seekor
orang
utang
yang
bisa.
dijual,
empa! sampai
ora..'1g
utan
lagi
harus dibunuh. Orang
utan itu
bisa
mati karena
jatnh
beratus-rahts
ka.ld ke
lantai
hutan
ketika
ibunya
ditembak,
karena
luka
berat
akibat
melihat
ibunya
dibmmh dan
mungkin
dimakan, karena
menderita
penyakit
yang
diterimanya
dari
manusia
(orangutan
bisa
menderitz
semua
penyakit
manusia),
atau
karena
meninggal
akibat
keadaan bmuk
kanda.ngnya
sesndah ditangkap.
Walaupun bayi
oran.g utan
mungil
sekali,
mereka bukan binat&<g peliharaan
yang
Semua
binatang
liar
dengan cepat
berubalt dari
binatang
kecil yang
menyenangkan
untuk
disayangi dan
menjadi
bina!ang
dewasa
yang
kuat
dan
berbaltaya,
yang
tidak
cocok
sebagai binatang peliharaan.
Karana
kelaparan
dan
kemiski.rmn,
orang
utan
kadang-kadang
dibum
sebagai
sumber
macl.;:anan,
baik
karena
orang
tidak
tahu
tentang
undang-unda.11g
yang
ada, atau
karena
mereka
sama sekali
tidak
peduli
tentang
undang-undang
im.
Karena
tempat
pendiaman
manusia makin
lama
makin
melangar batas
hutan,
maka
orang
utan tertarik
untuk
makan
buah-buah:m
dari
pohon-pohon
di
dalam
kebun
manusia.
Ini
menyebabka:n
pertentangan
antara
manusia
dan
orang
utan
sehingga
orang
utan
dianggap
sebagai
hamba.
Kalan
orang
utan
dewasa
dibunuh
maka bayinya
bisa. diju.al, dan
tengkorak
orang
utan
dewasa
tersebut
bisa dij ual sebagai oleh-oleh (yang
tidak
sal1) di
seluruh Kalimantan.
|