|
7
menentukan cara
produksi
baru,
menyusun operasi
untuk
pengadaan
produk
baru,
memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
Pendapat Raymond
Kao dalam buku
yang berjudul
Defining
Entrepreneurship yang
dikutip
dalam buku The First Step To Be An Entrepreneur karangan Paulus Winarto (2002, p2) menyatakan
bahwa
entrepreneur
adalah
orang
yang
menciptakan
kemakmuran
dan proses
peningkatan
nilai
tambah
melalui
inkubasi gagasan,
memadukan sumber
daya, dan
membuat
gagasan
menjadi
kenyataan;
dan
entrepreneurship
(kewirausahaan)
adalah
suatu
proses
melakukan
sesuatu
yang
baru
Pakar Manajemen Bisnis yang sedang naik daun, Rhenald Kasali dalam buku The First Step
To Be An
Entrepreneur
karangan Paulus Winarto (2002,
p3) memberikan definisi
yang lebih tegas.
Entrepreneur
adalah
seseorang
yang
menyukai
perubahan,
melakukan
berbagai
temuan
yang
membedakan dirinya
dengan
orang
lain,
menciptakan
nilai
tambah,
memberikan
manfaat
bagi
dirinya dan
orang lain, karyanya dibangun berkelanjutan
(
bukan sesaat ) dan
dilembagakan agar
kelak dapat bekerja dengan efektif di tangan orang lain.
Cantillon
berpendapat
dalam
buku
Kewirausahaan karangan
Buchari
Alma
(2001,
p19),
bahwa
wirausaha
sebagai seseorang
yang
menanggung
resiko yang
berbeda
dengan
orang
yang
memberi modal.
Berdasarkan
pendapat
Zimmerer
dan
Norman
M.
Scarborough
(2004,
p3),
wirausahawan
adalah
orang
yang
menciptakan
sebuah
bisnis
baru
dengan
mengambil
resiko
dan
ketidak
pastian
demi mencapai
keuntungan dan pertumbuhan dengan
cara mengidentifikasi peluang
dan
menggabungkann sumber daya yang diperlukan utnuk mendirikannya.
Dari
beberapa pengertian
tenteng wirausaha diatas
maka dapat
disimpulkan
bahwa
wirausaha
adalah
kemampuan seseorang
untuk
berpikir
kreatif,
inovatif,
dan
berani
mengambil
resiko untuk mencapai suatu tujuan yang telah direncanakan.
|