|
35
jaringan
sering
menggunakan
pernyataan
kecepatan
sebagai
sinonim
untuk
throughput.
Sebagai
contoh
ketika
mendengar
jaringan
itu
mempunyai
kecepatan
10Mbps.
Pada
kenyataannya
throughput
adalah
ukuran
dari
kapasitas,
bukan
kecepatan.
Throughput dapat diukur dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
Throughput(Kbps) = ( kecepatan koneksi(bps) ) / ( ( overhead percentage * 8 ) +
8 ) / 1000
Untuk mendapatkan overhead percentage digunakan rumus sebagai berikut :
Overhead percentage = ( ( ( besar paket + 8 bytes ) / besar paket ) * 100 ) - 100
2.10.3 Utilisasi
Semakin besar utilisasi suatu jaringan, semakin padat lalu lintas data yang
berjalan dalam jaringan tersebut, utilisasi dapat diukur menjadi 2 bagian yaitu
utilisasi
masuk
dan
utilisasi
keluar.
Besarnya
utilisasi
berbanding
lurus
pada
besarnya throughput, sehingga semakin besar throughput semakin besar pula
utilisasinya. Utilisasi
berbanding
terbalik dengan
jumlah
bandwith
yang
ada
pada
jaringan tersebut.
Sebagai panduan, jaringan yang sehat memenuhi kondisi seperti dibawah ini :
1. Utilisasi mencapai 15% dalam sebagian besar waktu jaringan itu berjalan.
2. Utilisasi
padat
dari
30%
hingga
35%
dalam
beberapa
detik,
dengan
adanya
jeda waktu yang besar antara kepadatan tersebut.
3. Utilisasi
padat
50%
hingga
60%
dalam
beberapa
detik,
dengan
adanya
jeda
waktu yang besar antara kepadatan tersebut. Tetapi harus ada alasan
atas
kepadatan tersebut, misalnya share file dalam jaringan.
|